Tesis
Kajian sosiolinguistik pilihan bahasa obrolan elektronik di facebook antarmahasiswa Universitas Malang / Novi Eka Susilowati
Abstrak
Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana Universitas Malang. Pembimbing (I) Dr. Mujianto M.Pd (II) Prof. Dr. Imam Suyitno M.Pd. Kata kunci kajian sosiolinguistik pilihan bahasa obrolan elektronik antarmahasiswa Universitas Malang Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak pada semakin bervariasinya media komunikasi misalnya situs jejaring sosial Facebook. Saat ini Facebook sedang marak digunakan oleh masyarakat termasuk mahasiswa. Fasilitas-fasilitas yang ada di Facebook menyebabkan pengguna Facebook menggunakannya secara aktif misalnya dengan melakukan obrolan elektronik. Obrolan elektronik adalah salah satu kegiatan komunikasi melalui saluran internet yang dilakukan dengan cara mengetikkan suatu pesan pada layar yang kemudian dikirim hingga pesan itu diterima oleh lawan obrolan sama persis seperti yang dikirimkan oleh pelaku obrolan. Obrolan elektronik merupakan salah satu wujud nyata penggunaan bahasa di masyarakat. Sebagai salah satu bentuk komunikasi pelaku obrolan elektronik mempunyai kewenangan untuk memilih bahasa yang ia gunakan dalam obrolan elektroniknya. Pilihan bahasa tersebut dilatarbelakangi oleh faktor-faktor tertentu bergantung pada partisipan topik jenis kelamin maupun faktor-faktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pilihan bahasa obrolan elek-tronik mahasiswa UM yang dilakukan melalui media/saluran Facebook. Pilihan bahasa ini dijabarkan berdasarkan struktur pertukarannya yaitu pilihan bahasa dalam membuka merespon dan menutup obrolan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk memaparkan faktor penyebab pilihan bahasa obrolan elektronik. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) teori kajian sosiolinguistik (Wadhaugh 1984 Fishman 1972 Fasold 1984) (2) teori variasi bahasa (Thomas Wareing 1999 Ibrahim Suparno 2008) dan (3) teori bahasa obrolan elektronik (Crystal 2002). Teori kajian sosiolinguistik dimanfaatkan sebagai kerangka dasar analisis obrolan elektronik karena unit-unit fungsional kajian sosiolinguistik sesuai dengan masalah penelitian ini. Teori variasi bahasa digunakan sebagai parameter penafsiran hasil penelitian. Adapun teori bahasa obrolan elektronik digunakan untuk memberi penafsiran tentang wujud bahasa obrolan elektronik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan ancangan penelitian sosiolinguistik. Ancangan sosiolinguistik dalam kajian ini dipusatkan pada model fungsional pemakaian bahasa obrolan elektronik pada dimensi sosial budaya masyarakat tuturnya. Model yang dimaksud adalah model etnografi komu-nikasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari teks obrolan elektronik mahasiswa Universitas Malang yang dipilih berdasarkan lima kategori yaitu (1) usia (2) bahasa pertama pelaku obrolan elektronik (3) topik (4) jarak sosial dan (5) jenis kelamin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi observasi partisipatori dan wawancara. Analisis data menunjukkan beberapa hasil penelitian tentang pilihan baha-sa dalam membuka merespon dan menutup obrolan elektronik. Pilihan bahasa yang digunakan dalam membuka obrolan elektronik adalah BA BINF dan BJN. Pilihan bahasa yang digunakan dalam merespon obrolan elektronik yaitu BIF BINF BJN IS dan BA BJK BING dan DM. Pilihan bahasa yang digunakan dalam menutup obrolan elektronik yaitu BA BINF BJN dan BING. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik empat kesimpulan yaitu (1) di dalam obrolan elektronik pelaku masih memperhatikan kesantunan berbahasa yang dapat dibuktikan dengan pilihan bahasa dalam tahap-tahap obrolan elektronik (2) dalam hal penggunaan bahasa obrolan elektronik memiliki karakteristik khas yang berbeda dengan percakapan langsung yang dapat dilihat dari pilihan bahasa khususnya kosakata (3) dalam membuka merespon dan menutup obrolan elektronik pilihan bahasa yang digunakan berbeda pada masing-masing tahap tersebut yang terkait dengan tujuan masing-masing tahap dan (4) obrolan elektronik merupakan salah satu jenis komunikasi yang masih memegang aturan komunikasi yang dibuktikan dengan pilihan bahasa yang disesuaikan dengan partisipan maupun topik. Hasil penelitian ini memberikan implikasi pada (1) kajian sosiolinguistik (2) kajian tindak tutur (3) pemertahanan dan pengembangan bahasa dan (4) pembelajaran. Berkenaan dengan hasil penelitian dapat diberikan saran kepada beberapa pihal yang terkait. Pertama bagi ahli bahasa/peneliti selanjutnya disarankan agar diadakan penelitian lanjutan tentang pilihan bahasa obrolan elektronik. Kedua bagi pusat bahasa/lembaga pengembang bahasa/penentu kebijakan bahasa disarakan agar menyusun laras bahasa obrolan elektronik. Ketiga bagi guru dan pengembang bahan ajar disarankan agar menggunakan bahasa obrolan elektronik sebagai salah satu bahan ajar kecermatan berbahasa. Selain itu guru juga disarankan untuk mengggunakan bahasa obrolan elektronik untuk melatih kesantunan berbahasa siswa. Terkait langsung dengan guru disarankan agar guru tidak terpengaruh dengan penggunaan bahasa obrolan elektronik dalam pembelajaran. Keempat bagi pengembang internet disarankan agar menyediakan aplikasi-aplikasi pada obel dengan berbagai variasi bahasa.