Skripsi
Hubungan persepsi siswa tentang kompetensi profesionalisme guru dengan motivasi belajar siswa dan prestasi belajar siswa pada sub mata pelajaran seni tari kelas X di SMA Negeri Trenggalek / Rika Rini Mindasari
Abstrak
Kata Kunci Persepsi siswa tentang kompetensi profesionalisme guru motivasi belajar prestasi belajar Pendidikan merupakan investasi sumberdaya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai strategis bagi kelangsungan peradapan manusia di dunia. Dalam dunia pendidikan sampai saat ini yang digunakan untuk mengukur prestasi siswa adalah prestasi yang diraih siswa dalam belajar. Untuk mencapai prestasi di sekolah guru mempunyai peranan yang besar. Oleh karena itu selayaknya guru mempunyai berbagai kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogik kepribadian sosial dan profesional. Dalam menilai apakah seorang guru telah memiliki berbagai kompetensi siswa mempunyai persepsi yang berbeda. Persepsi dari siswa akan mempengaruhi perkembangan mental siswa yaitu motivasi siswa untuk belajar. Motivasi belajar merupakan pendorong atau daya penggerak individu untuk melakukan aktivitas belajar dalam usaha untuk mencapai hasil belajar. Motivasi ini meliputi motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi belajar ini akan mempengaruhi tindakan siswa dalam mencapai tujuan yaitu mendapatkan prestasi yang memuaskan. Apabila motivasi belajar rendah tentunya prestasi tidak sesuai dengan yang diharapkan yaitu mendapatkan nilai tinggi. Sebaliknya apabila motivasi belajar tinggi tentunya prestasi yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri Trenggalek karena sekolah ini merupakan sekolah favorit yang terkenal dengan kedisiplinannya akan tetapi adanya siswa yang kurang berminat dengan mata pelajaran seni tari. Penelitian yang dilakukan pada siswa kelas X di SMAN Trenggalek tahun ajaran 2010/2011 bertujuan untuk mengetahui Hubungan Persepsi Siswa tentang Kompetensi Profesionalisme Guru dengan Motivasi Belajar Siswa dan Prestasi Belajar Siswa Pada Sub Mata Pelajaran Seni Tari Kelas X di SMAN Trenggalek. Sampel di dalam penelitian ini adalah berjumlah 106 siswa di ambil dari SMAN 1 Dongko SMAN 1 Karangan dan SMAN 2 Trenggalek. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi nilai raport. Untuk teknik analisis data menggunakan analisis jalur (part analysis).Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan secara langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesionalisme guru dengan motivasi belajar. Hal ini terbukti dari hasil analisis diperoleh nilai beta terstandarisasi sebesar 0 430. terdapat hubungan secara langsung motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa. Terbukti dari hasil analisis nilai beta terstandarisasi sebesar 0 205. Terdapat hubungan secara tidak langsung persepsi siswa tentang kompetensi profesionalisme guru dengan prestasi belajar siswa melalui motivasi belajar. Hal ini terbukti dengan nilai hubungan total yang diperoleh sebesar 0.088. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dapat menggunakan variabel yang lebih unik. Hal ini disebabakan prestasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kompetensi profesionalaisme guru dan motivasi belajar.