Skripsi
Pengembangan bahan ajar kimia dengan model pembelajaran kooperatif STAD pada materi dasar-dasar kimia analisis jenis klasik untuk SMK Program Keahlian Kimia Analisis kelas XI semester II / Eka Salinda Purnamasari
Abstrak
Kata Kunci bahan ajar model pembelajaran kooperatif STAD Dasar-Dasar Kimia Analisis Jenis Klasik model pengembangan Dick Carey. Peningkatan potensi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) secara kuantitatif kurang diimbangi dengan peningkatan kualitas output siswa SMK yang sesuai dengan harapan di lapangan. Salah satu cara meningkatkan kualitas SMK dapat dilakukan dengan menyediakan sumber belajar yang relevan dengan kebutuhan siswa SMK. Keterbatasan sumber belajar khususnya buku pegangan menjadi salah satu faktor penyebab dilakukannya penelitian pengembangan bahan ajar kimia SMK. Oleh karena itu tujuan penelitian pengembangan yaitu untuk mengetahui hasil dan kelayakan produk pengembangan yang berupa bahan ajar kimia SMK beserta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai pelengkapnya. Materi yang dikembangkan yaitu Dasar-Dasar Kimia Analisis Jenis Klasik. Materi tersebut tergolong jenis materi konseptual sehingga disampaikan dengan pemberian tugas secara kooperatif. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang digunakan yaitu STAD terdiri dari empat tahap yaitu penyajian kelas kerja tim evaluasi dan penghargaan kelompok. Model pengembangan bahan ajar kimia SMK mengadaptasi model pengembangan Dick Carey yang terdiri dari 10 langkah penelitian. Namun karena keterbatasan waktu dan biaya penelitian hanya dilakukan hingga tahap ke-9. Desain validasi produk pengembangan hanya sampai pada validasi isi. Validasi isi bahan ajar yang dilengkapi dengan RPP dilakukan oleh 1 dosen kimia dan 4 guru kimia SMK. Setelah dilakukan validasi oleh validator kemudian dilakukan validasi oleh kelompok kecil yaitu 9 siswa SMK Negeri 7 Malang kelas XI AK. Selain itu juga dilakukan validasi pada 40 butir soal evaluasi yang dikembangkan yaitu dengan mengujicobakan soal ke 44 siswa SMK Program Keahlian Kimia Analisis kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil validitas butir soal diperoleh 30 butir soal valid (rhitung rtabel 0 297) dengan harga reliabilitas 0 814. Instrumen pengumpulan data berupa angket. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis nilai rata-rata. Bahan ajar kimia SMK beserta RPP sebagai pelengkapnya yang dikembangkan disusun berdasarkan komponen-komponen yang telah ditetapkan oleh Depdiknas. Dari hasil validasi bahan ajar secara keseluruhan diperoleh nilai rata-rata sebesar 3 06 dengan kriteria valid/baik/layak sedangkan dari hasil validasi kelompok kecil diperoleh nilai rata-rata 3 36 dengan kriteria sangat valid/sangat baik/sangat layak. Hasil validasi RPP diperoleh nilai rata-rata 3 10 dengan kriteria valid/baik/layak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa bahan ajar Dasar-Dasar Kimia Analisis Jenis Klasik yang dilengkapi dengan RPP sudah layak dan baik untuk divalidasi secara empiris (evaluasi sumatif) di lapangan.