Skripsi
Peningkatan kemampuan membaca dalam hati melalui metode PAIT pada siswa kelas 2 SDN Sumbersari II Malang / Edwin Pratama
Abstrak
Kata Kunci peningkatan membaca dalam hati pemahaman isi cerita anak metode PAIT Dari hasil pengamatan di kelas 2 SDN Sumbersari II Malang beberapa siswa tidak tertarik acuh serta beberapa siswa lainnya selalu bercakap-cakap dengan teman sebangkunya. Pada pembelajaran membaca sebagian besar siswa gaduh membaca dengan bibir bergerak dan kepala bergerak-gerak serta bacaan diselesaikan dalam waktu yang cukup lama. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca dalam hati adalah metode PAIT. Metode PAIT dikembangkan dari model pembelajaran SSR (Sustained Silent Reading). Tujuan penelitian ini adalah (a) mendeskripsikan penggunaan metode PAIT untuk menyebutkan isi teks agak panjang (20-25 kalimat) yang dibaca dalam hati pada siswa kelas 2 SD Negeri Sumbersari II Malang (b) mendeskripsikan penggunaan metode PAIT dalam meningkatkan hasil belajar untuk menyebutkan isi teks agak panjang (20-25 kalimat) yang dibaca dalam hati pada siswa kelas 2 SD Negeri Sumbersari II Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas 2 SDN Sumbersari II Malang yang terdiri dari 28 siswa. Analisis data menunjukkan bahwa persentase ketuntasan klasikal pada tahap pratindakan sebesar 0% dan meningkat menjadi 57 13% pada siklus-1. Meskipun terjadi peningkatan hasil belajar tetapi siklus-1 belum bisa dikatakan berhasil karena ketuntasan belajar klasikal siswa belum bisa mancapai standar ketuntasan klasikal pada pembelajaran bahasa Indonesia sebesar 85% seperti yang ditentukan sekolah yang bersangkutan. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus-2 sebesar 89 29%. Dengan demikian persentase hasil belajar siswa dari siklus-1 ke siklus-2 mengalami peningkatan. Peningkatan hasil belajar ini terjadi karena siswa sudah dapat membaca dalam hati dengan baik dan benar sehingga mereka mampu memahami isi teks cerita anak dengan cukup bagus. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bahwa penerapan metode PAIT memerlukan lebih banyak penguatan. Penguatan bisa dilakukan dengan memberi hadiah bagi siwa yang mampu membaca dalam hati mampu menyimak siswa lain yang menceritakan kembali cerita anak di depan kelas. Secara umum penerapan metode PAIT sudah baik tetapi memerlukan pembenahan pada beberapa tahapan pembelajaran Metode PAIT tersebut.