Tugas Akhir
Studi pelaksanaan dan rencana anggaran biaya pekerjaan kolom pada proyek apartemen menara Soekarno Hatta Malang / Rendra Wibowo Wareh
Abstrak
Kata Kunci Pelaksanaan kolom anggaran biaya Kolom merupakan suatu struktur bangunan yang berfungsi meneruskan beban dari struktur di atasnya ke struktur bawahnya. Kegagalan dalam pelaksanaan dapat berakibat langsung runtuhnya struktur yang berhubungan dengan kolom maka dalam hal ini diperlukan pengawasan yang ketat dalam pelaksanaanya. Proyek akhir ini bertujuan mengetahui cara pembuatan pekerjaan kolom meliputi 1) pembesian 2) bekisting 3) pengecoran 4) perawatan dan rincian anggaran biaya. Manfaat dari studi pelaksanaan ini diharapkan dapat menambah pemahaman cara melaksanakan dan menghitung anggaran biaya pekerjaan kolom. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi tanya jawab dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mendiskripsikan hasil temuan di lapangan kemudian membandingkannya dengan berbagai kajian teori sehingga dapat diambil kesimpulan. Hasil studi ini antara lain terdapat beberapa ketidaksesuaian di pembongkaran bekisting dengan kajian teori yaitu terlalu cepat membongkar sehingga terjadi retakan. Tebal selimut beton hanya 25 mm tidak sesuai dengan SK SNI 2002 jarak minimal tebal selimut beton 40 mm sehingga mempercepat resiko korosi pada tulangan. Pada saat penerimaan adonan beton tidak dilaksanakan uji slump sehingga kekentalan dan homogenitas campuran beton tidak dapat diketahui. Tidak adanya perawatan penyiraman sehingga terjadi keretakan. Anggaran biaya kolom lantai 5 yang dihitung berdasarkan SNI 2008 lebih mahal Rp 14.118713 41dibanding Anggaran biaya kontraktor. Sedangkan Lantai 5 dan lantai 6 yang dihitung berdasarkan SNI 2008 terdapat selisih harga Rp. 1.381.386 12 (lebih mahal lantai 6). Berdasarkan hasil studi ini disarankan dalam pelaksanaan pekerjaan kolom dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan dalam SK SNI PBI dan kajian teori yang ada sehingga tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan. Pada akhirnya dapat mencapai kualitas beton yang direncanakan.