Tugas Akhir
Penggunaan model pembelajaran learning cycle dan peta konsep untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas IV SDN Oro-oro Pule Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan / Ika Puji Lestari
Abstrak
Kata Kunci Penggunaan Model Learning Cycle dan Peta Konsep Peningkatan Hasil belajar IPA Berdasarkan observasi awal siswa kelas IV SDN Oro-oro Pule cenderung pasif dalam pembelajaran IPA. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih menggunakan cara tradisional. Metode yang digunakan lebih banyak guru menjelaskan dan siswa mendengarkan sehingga guru berperan aktif dalam pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran yang lebih kreatif masih jarang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan model learning cycle dan peta konsep untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas IV SDN Oro-oro Pule (2) meningkatkan aktivitas belajar IPA kelas IV SDN Oro-oro Pule dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle dan peta konsep (3) meningkatkan hasil belajar IPA kelas IV SDN Oro-oro Pule dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle dan peta konsep. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif model kolaborotif partisipatoris. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Oro-oro Pule . Dalam penelitian ini peneliti dibantu oleh guru kelas IV dan teman sejawat. Langkah PTK ini meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Empat tahap tersebut merupakan langkah berurutan dalam satu siklus dan berhubungan dengan siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model learning cycle dan peta konsep dapat meningkatkan aktivitas pada pembelajaran IPA. Selain itu meningkatkan hasil belajar siswa yang pratindakan rata-rata 62 1 meningkat pada siklus I pertemuan 1 yaitu 76 1 kemudian pada pertemuan 2 meningkat 79 3. Pada siklus II pertemuan 1 hasil belajar siswa memperoleh 82 9 pertemuan 2 meningkat 84 6. Ketuntasan belajar secara klasikal siswa meningkat pada pratindakan ketuntasan secara klasikalnya ada 25 % yang memperoleh nilai di atas rata-rata kemudian pada siklus I pertemuan 1meningkat 71 4 % pertemuan 2 meningkat yaitu 89 %. Dan pada siklus II pertemuan 1 sedikit menurun yaitu 88 9% pertemuan 2 meningkat 89 3 %. Aktivitas siswa juga meningkat. Siswa lebih aktif dan antusias selama proses belajar mengajar. Tanggapan siswa setelah pembelajaran berlangsung juga positif. Siswa menjadi lebih menyukai dan senang dengan pembelajaran IPA. Saran yang diberikan peneliti adalah merencanakan alokasi waktu lebih baik lagi dari pengalaman yang telah peneliti lakukan serta menggunakan beberapa model pembelajaran lain misalnya learning cycle dan peta konsep untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran IPA materi Energi Alternatif.