UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kemampuan menirukan dialog drama siswa kelas III SD Insan Amanah Malang tahun ajaran 2010/2011 / Dafi Rosyiduddin

Rosyiduddin, Dafi - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Menirukan dialog drama ekspresi. Salah satu genre sastra yang diajarkan di sekolah adalah drama. Kelas III tingkat sekolah dasar adalah kelas pertama yang mulai dikenalkan drama. Siswa mulai mengenal drama sebagai karya sastra tulis sekaligus sebagai sastra untuk pertunjukkan. Pengetahuan awal siswa perlu diketahui agar pembelajaran drama tahap lanjut dapat terarah sesuai dengan tujuan belajar dalam KTSP 2006. Kemampuan siswa dalam memerankan tokoh drama bisa diketahui dengan cara memberikan tes performasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas III SD Insan Amanah Malang dalam menirukan dialog drama dengan ekspresi yang tepat. Penelitian ini dapat digunakan sebagai tolok ukur kemampuan siswa dalam bermain drama sesuai dengan perkembangan mental intelektual emosi dan bahasa siswa. Penelitian ini dilakukan di SD Insan Amanah Malang tanggal 14 Maret 8722 15 April 2011. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Insan Amanah Malang yang berjumlah 73 siswa. Berdasarkan pendekatannya penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif sedangkan jika dilihat dari hadirnya variabel maka digolongkan pada penelitian deskriptif. Penelitian ini diadakan untuk memaparkan data tentang (1) kemampuan siswa dalam menirukan dialog drama pada aspek lafal (2) kemampuan siswa dalam menirukan dialog drama pada aspek volume (3) kemampuan siswa dalam menirukan dialog drama pada aspek tempo (4) kemampuan siswa dalam menirukan dialog drama pada aspek intonasi dan (5) kemampuan siswa dalam menirukan dialog drama pada aspek mimik. Teknik analisis yang digunakan adalah (1) tahap perencanaan (2) pengumpulan data (3) analisis data dan (4) penggolongan kemampuan berdasarkan kualifikasi. Kualifikasi dibagi menjadi dua yaitu pada tiap aspek dan semua aspek. Penggolongan kualifikasi pada tiap aspek dimulai dari tingkatan kurang mampu cukup mampu mampu dan sangat mampu sedangkan penggolongan kualifikasi untuk semua aspek dimulai dari tingkatan tidak mampu kurang mampu mampu sangat mampu dan kemampuan istimewa. Berdasarkan data kemampuan menirukan dialog drama pada aspek lafal yang diperoleh maka diketahui sebanyak 53 42% siswa mendapat kualifikasi sangat mampu 35 61% siswa mendapat kualifikasi mampu 10 95% siswa mendapat kualifikasi cukup mampu dan tidak ada siswa yang mendapat kualifikasi kurang mampu. Berdasarkan data kemampuan menirukan dialog drama pada aspek volume maka diketahui sebanyak 89 04% siswa mendapat kualifikasi sangat mampu 9 58% siswa mendapat kualifikasi mampu 1 36% siswa mendapat kualifikasi cukup mampu dan tidak ada siswa yang mendapat kualifikasi kurang mampu. Berdasarkan data kemampuan menirukan dialog drama pada aspek tempo maka diketahui sebanyak 68 49% siswa mendapat kualifikasi sangat mampu 6 84% siswa mendapat kualifikasi mampu 21 91% siswa mendapat kualifikasi cukup mampu dan 2 73% siswa yang mendapat kualifikasi kurang mampu. Berdasarkan data kemampuan menirukan dialog drama pada aspek intonasi maka diketahui sebanyak 54 79% siswa mendapat kualifikasi sangat mampu 28 76% siswa mendapat kualifikasi mampu 8 21% siswa mendapat kualifikasi cukup mampu dan 8 21% siswa yang mendapat kualifikasi kurang mampu. Berdasarkan data kemampuan menirukan dialog drama pada aspek mimik maka diketahui sebanyak 15 06% siswa mendapat kualifikasi sangat mampu 4 10% siswa mendapat kualifikasi mampu 50 68% siswa mendapat kualifikasi cukup mampu dan 30 13% siswa yang mendapat kualifikasi kurang mampu. Berdasarkan data yang diperoleh kemampuan menirukan dialog drama pada semua aspek diketahui sebanyak 16 43% siswa mendapat kualifikasi kemampuan istimewa 32 83% siswa mendapat kualifikasi sangat mampu 23 28% siswa mendapat kualifikasi mampu 19 17% siswa mendapat kualifikasi cukup mampu 4 10% siswa mendapat kualifikasi kurang mampu dan 4 10% siswa mendapat kualifikasi tidak mampu. Harapan dari penelitian ini agar (1) peneliti lain bisa melakukan penelitian dengan menggunakan populasi yang lebih luas dan mendalam serta dapat menemukan suatu cara belajar drama yang sesuai untuk siswa sekolah dasar (2) guru Bahasa Indonesia dapat mengajarkan drama dengan variasi pembelajaran yang menitik beratkan pada pengetahuan dan pengalaman mengenai pembelajaran drama (3) penyusun kebijakan pendidikan agar memberikan porsi lebih dalam materi drama dan (4) penulis buku ajar Bahasa Indonesia untuk sekolah dasar agar mencantumkan naskah-naskah drama pada buku ajar sesuai dengan perkembangan mental intelektual emosi dan bahasa siswa.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.66044 ROS k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 2011.
Deskripsi Fisik
xi, 82 + [8] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02682/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. BAHASA INDONESIA (PENDIDIKAN DASAR) - DRAMA - STUDI DAN PENGAJARAN
Pembimbing
1. YUNI PRATIWI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik