Skripsi
Studi pembelajaran tari warok di SD Negeri 1 Somoroto Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2010/2011 / Rofihca Yanti
Abstrak
Kata kunci Muatan Lokal Pelestarian Tari Warok Kesenian Daerah Ponorogo merupakan kota yang terkenal dengan kesenian reog. Salah satu usaha pemerintah daerah Ponorogo untuk melestarikan kesenian daerah setempat dengan memasukkannya pada mata pelajaran muatan lokal. SD Negeri 1 Somoroto Ponorogo merupakan satu-satunya SD yang menjadikan reog sebagai mata pelajaran muatan lokal. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang persiapan pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran tari warok pada mata pelajaran muatan lokal serta mengetahui faktor-faktor yang terjadi pada proses pembelajaran tari warok. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Somoroto Ponorogo. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan jenis penelitian diskriptif. Subjek penelitian guru dan siswa. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan dengan mengorganisasikan mengelompokkan data serta klasifikasi data memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian mencakup empat hal yaitu (1) Persiapan pembelajaran tari warok di SD Negeri 1 Somoroto berlangsung sesuai dengan perangkat yang disusun yaitu SILABUS dan RPP perangkat pembelajaran meliputi dua standar kompetensi yaitu yang pertama mengenal seni pertunjukan seni reog Ponorogo dan yang ke dua mengenal dan memahami ragam gerak tari pertunjukan reog (2) Pelaksanaan pembelajaran tari warok dengan menggunakan strategi pengenalan dan menggunakan metode demonstrasi tanya jawab dan drill media pembelajaran yang berupa kaset pita tape VCD Player VCD dan kolor telah digunakan secara maksimal serta sarana prasarana gamelan reog dan perlengkapan reog mini lengkap dengan dadak meraknya yang telah memenuhi standar kelayakan guru telah dapat mengelola kelas sehingga kelas menjadi nyaman untuk menjalani proses pembelajaran (3) Evaluasi pembelajaran dalam bentuk ujian praktek dengan mempraktekkan ragam gerak tari warok dengan aspek wiraga wirasa dan wirama. Beberapa saran yang diberikan penulis yaitu bagi Diknas Kabupaten Ponorogo diharapkan SD Negeri 1 Somoroto menjadi pelopor bagi SD-SD lain untuk memasukkan kesenian reog pada mata pelajaran muatan lokal dan dari penelitian ini diharapkan menjadi salah satu wacana penambah informasi tentang pembelajaran yang berlangsung pada mata pelajaran muatan lokal.