Skripsi
Penggunaan bermain kubus bergambar untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A di RA Tsamrotul Afkar Sladi Kejayan Pasuruan / Mujiati
Abstrak
Kata kunci Bermain kubus bergambar kemampuan kognitif Taman Kanak-Kanak Penelitian ini berlatar belakang pada kurangnya kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan pada kelompok A di RA Tsamrotul Afkar Sladi Kejayan Pasuruan. Guru belum menggunakan media yang tepat dalam mengembangkan kemampuan memahami konsep bilangan yaitu membuat urutan bilangan dengan benda-benda membedakan dua kumpulan benda yang sama lebih banyak dan lebih sedikit serta menyebut hasil penambahan dengan benda-benda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bermain kubus bergambar dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A di RA Tsamrotul Afkar Sladi Kejayan Pasuruan serta mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif anak melalui penggunaan bermain kubus bergambar di kelompok A RA Tsamrotul Afkar Sladi Kejayan Pasuruan yang ditandai dengan ketepatan membuat urutan bilangan dengan benda-benda ketepatan membedakan dua kumpulan benda yang sama lebih banyak atau lebih sedikit serta ketepatan menyebut hasil penembahan dengan benda-benda. Penelitian ini dilaksanakan di RA Tsamrotul Afkar Sladi Kejayan Pasuruan dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan tindakan kelas (PTK) model siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bermain kubus bergambar dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan pada anak kelompok A di RA Tsamrotul Afkar Sladi Kejayan. Penelitian berlangsung dua (2) siklus dengan menggunakan observasi. Proses peningkatan kemampuan kognitif anak dalam memehami konsep bilangan dikatakan meningkat apabila prosentase mencapai 67% atau lebih dan dikatakan berhasil jika siklus II lebih baik dari siklus sebelumnya. Keberhasilan penelitian ini ditandai dengan 1) Anak tepat mengurutkan bilangan dengan benda-benda 2) Anak tepat dalam membedakan 2 kumpulan benda 3) Anak tepat dalam menyebut hasil penambahan dengan benda. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan bermain kubus bergambar kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan meningkat. Hal ini dapat diketahui dari perbandingan hasil belajar anak pada siklus I dan siklus II. Pada siklus II kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan mencapai keberhasilan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hasil penelitian pada siklus I mencapai skor 56 67% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan sebanyak 30% dari siklus I yaitu mencapai skor 86 67% . Disarankan untuk pembelajaran di Taman Kanak-Kanak hendaknya menerapkan bermain kubus bergambar tidak hanya pada bidang pengembangan kognitif akan tetapi pada bidang pengembangan yang lain yaitu bahasa fisik motorik dan seni. Bagi lembaga penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih inovatif juga bagi guru diharapkan dapat menjadi motivasi untuk melakukan penelitian lainnya