Skripsi
Pengembangan model pembelajaran bahasa dengan metode karyawisata pengenalan alam sekitar pada anak kelompok B di TK Rahayu Kota Blitar / Dewi Ratna Sari
Abstrak
Kata kunci Model Pembelajaran Berbahasa Anak Metode karyawisata Pengenalan alam sekitar. Berdasarkan kenyataan di lapangan dalam penelitian awal ditemukan bahwa pembelajaran berbahasa yang dilaksanakan di Kelompok B TK Rahayu Kota Blitar lebih menonjolkan pada kegiatan yang di lakukan di dalam kelas dari pada di luar kelas kelas. Pembelajaran berbahasa belum mengarah kepada kegiatan yang merangsang anak untuk lebih meningkatkan kemampuan bahasa terutama dalam kegiatan berbicara menulis membaca dan menyimak dengan menggunakan metode-metode yang menarik dan dapat di lakukan di luar kelas yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak dengan model pembelajaran yang aktif. Guru di TK Rahayu Kota Blitar belum pernah menerapkan model pembelajaran bahasa dengan metode karyawisata pengenalan alam sekitar. Pengembangan model pembelajaran bahasa dengan metode karyawisata pengenalan alam sekitar merupakan bentuk aktivitas yang diadopsi dari pembelajaran bahasa anak yang hanya dilakukan di dalam kelas yang membuat anak tidak tertarik. Tujuan yang ingin dicapai dalam model pembelajaran bahasa anak dengan metode karyawisata pengenalan alam sekitar adalah untuk mengembangkan model pembelajaran bahasa dengan metode karyawisata pengenalan alam sekitar yang menarik menyenangkan dan mudah bagi anak. Dalam penelitian ini model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall (1983 775) Adapun prosedur pengembangan model pembelajaran bahasa anak dengan metode karya wisata pengenalan alam sekitar adalah 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi (kajian pustaka pengamatan kelas persiapan laporan pokok persoalan) 2) Melakukan perencanaan (pendefinisian keterampilan perumusan tujuan penentuan urutan pengajaran dan uji coba skala kecil) 3) Mengembangkan bentuk produk awal (penyiapan materi pengajaran penyusunan buku pedoman dan perlengkapan evaluasi) 4) Melakukan uji lapangan permulaan (dilakukan di TK Rahayu menggunakan 8 subyek) 5) Melakukan revisi terhadap produk utama (sesuai dengan saran-saran dari hasil uji lapangan permulaan) 6) Melakukan uji lapangan utama (pada 1 sekolah dengan 44 subyek) 7) Melakukan revisi produk (berdasarkan saran-saran dari hasil uji lapangan utama). Uji coba dilakukan melalui 3 tahap yaitu evaluasi ahli uji coba (kelompok kecil) uji lapangan (kelompok besar). Instrumen yang digunakan adalah berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan deskriptif berupa prosentase. Hasil pengembangan ini berupa model pembelajaran bahasa anak dengan metode karyawisata pengenalan alam sekitar pada anak kelompok B Di TK Rahayu Kota Blitar. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diujicobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain hal tersebut karena penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat keefektifitas dari produk yang dikembangkan.