Skripsi
Pengaruh ukuran perusahaan, ukuran kap, klasifikasi industri, dan laba atau rugi perusahaan terhadap audit delay (studi empiris pada perusahaan yang termasuk 50 most active stocks by trading value tahun 2007-2009) / Galuh Mutiara Rizkiah
Abstrak
Kata Kunci Audit Delay Ukuran Perusahaan Ukuran KAP Klasifikasi Industri Laba atau Rugi Perusahaan Regresi Berganda. Audit delay adalah perbedaan waktu antara tanggal laporan keuangan dengan tanggal opini audit dalam laporan keuangan yang mengindikasikan tentang lamanya waktu penyelesaian audit yang dibutuhkan oleh auditor. Lama waktu penyelesaian audit dapat dipengaruhi oleh ukuran perusahaan yang dilihat dari besar atau kecil total asset perusahaan (Boynton dan Kell 2003 210). Audit delay juga dapat dipengaruhi oleh ukuran KAP yang dilihat dari kategori KAP yaitu termasuk KAP the big four atau KAP lokal (Ashton 1987 602 dalam Hossain 1998) indikator yang lain juga dapat dilihat dari klasifikasi industri suatu perusahaan (Ashton 1987 dalam Ahmad dan Abidin 2008). Selain itu audit delay juga dapat dipengaruhi oleh perusahaan yang memperoleh laba atau perusahaan yang mengalami rugi (Carslaw dan Kaplan 1991 dalam Rachmawati 2008 3). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya pengaruh ukuran perusahaan ukuran KAP klasifikasi industri dan laba atau rugi perusahaan terhadap audit delay. Pemilihan sampel ditentukan dengan menggunakan purposive sampling method dan menggunakan pool time series sehingga diperoleh sebanyak 63 perusahaan manufaktur dan finansial yang termasuk dalam 50 Most Active Stocks by Trading Value tahun 2007-2009. Pada penelitian ini ukuran perusahaan diproksikan dengan total asset ukuran KAP diproksikan dengan KAP the big four dan KAP lokal klasifikasi industri diproksikan dengan perusahaan manufaktur dan perusahaan finansial dan laba atau rugi perusahaan diproksikan dengan perusahaan yang memperoleh laba dan perusahaan yang mengalami rugi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda (multiple regression). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel klasifikasi industri memiliki nilai sig 0 05 sehingga berpengaruh terhadap audit delay Hal ini dikarenakan aktiva perusahaan finansial lebih banyak berbentuk moneter sehingga lebih mudah diukur dan mempercepat proses audit. Sedangkan ukuran perusahaan ukuran KAP dan laba atau rugi perusahaan memiliki nilai sig. 0 05 sehingga tidak berpengaruh terhadap audit delay. Hal ini dikarenakan sistem pengendalian intern perusahaan kemahiran profesional seorang auditor dan ketentuan Bapepam yang ketat sehingga berdampak pada lama penyelesaian audit suatu perusahaan.