UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pemetaan resistivitas area rawan longsor dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner (studi kasus di Desa Joho Kecamatan Kalidawir Kabupate Tulungagung) / Dita Yulianingrum

Yulianingrum, Dita - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Geolistrik Konfigurasi Wenner longsor bidang gelincir Res2ndiv Telah dilakukan penelitian tentang adanya area rawan longsor di daerah longsoran dengan menggunakan metode geolistrik di Desa Joho Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Penelitian dilakukan untuk memetakan area rawan longsor guna menentukan bidang gelincir yang mana yang berpotensi menjadi alas gerakan tanah yaitu berupa longsoran. Daerah penelitian merupakan sebuah tebing lereng dan berbukit yang mana dibagian bawah lereng terdapat aktifitas penambangan batu hasil dari longsoran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner. Pengambilan data dilakukan pada dua lintasan yaitu lintasan pertama yaitu posisi bentang pemetaan 33 meter dan lintasan kedua posisi bentang pemetaan 12 meter. Data yang didapatkan dari lapangan berupa arus dan beda potensial. Hasil inversi menggunakan software Res2dinv menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah permukaan pada posisi bentang pemetaan 33 meter harga resistivitas dari bidang gelincir adalah 98 6 249 8486 m dengan kedalaman 3 19 4 8 meter dan ketebalan 1 61 meter serta sudut sebesar 38 60 dengan arah lintasan dari timur ke barat pada Ketinggian tebing 75 meter diperkirakan lapisan ini berupa lempung dan batu kapur. Pada posisi bentang pemetaan 12 meter tidak terdapat bidang gelincir hal ini disebabkan panjang lintasan yang terlalu pendek sehingga menyebabkan jangkauan kedalamannya kurang dan mempunyai nilai resistivitas yang rendah yaitu berkisar antara 6 21 24 8 937 m dengan arah lintasan dari selatan ke utara. Pada posisi bentang pemetaan 33 meter merupakan zona lemah atau zona kerentanan tanah tinggi yang masih berpotensi adanya tanah longsor susulan. Oleh sebab itu agar disosialisasikan kepada masyarakat diharapkan untuk waspada ketika mendirikan sarana pembangunan didaerah tersbut.


Informasi Detail
DDC
Rs 537.62 YUL p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2011.
Deskripsi Fisik
x, 66 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02855/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. RESISTIVITAS - PENGUKURAN
Pembimbing
1. SAMSUL HIDAYAT ; 2. DAENG ACHMAD SUAIDI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik