Tugas Akhir
Penggunaan media gambar untuk meningkatkan pemahahaman konsep perkalian siswa kelas II SDN Gondowangi 02 Kecamatan Wagir / Renti Yoika Novarera
Abstrak
Kata Kunci Media gambar pemahaman konsep perkalian Ditemukan beberapa bukti banyak siswa menyatakan bahwa pelajaran matematika susah tidak menarik dan tidak menyenangkan. Pada materi perkalian siswa tidak memahami konsep perkalian dengan menggunakan simbol. Melihat kesulitan yang dialami siswa peneliti berpendapat diperlukan suatu media lain untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Teori belajar Bruner menyajikan 3 model penyajian yaitu 1)Model Tahap Enaktif dalam tahap ini peserta didik terlibat secara langsung dalam memanipulasi objek. 2) Model Tahap Ikonik. Tahap ikonik yaitu suatu tahap pembelajaran di mana pengetahuan diwujudkan dalam bentuk visual/gambar. 3) Model Tahap Simbolis. Pada tahap ini pembelajaran direpresentasikan dalam bentuk simbol-simbol. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperbaiki hasil belajar siswa. Hasil belajar dapat meningkat apabila siswa dapat memahami konsep perkalian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data penelitian berupa hasil belajar siswa dokumen foto dan dokumen audio visual. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan penggunaan media gambar dapat meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa kelas II SDN Gondowangi 02. Sebelum dilakukan penelitian siswa tidak memahami konsep perkalian dengan menggunakan simbol. Pada siklus 1 pertemuan ke 1 media gambar benda yang dijajar dapat meningkatkan pemahaman konsep perkalian dari 19 2% menjadi 23 1%. Pada siklus 1 pertemuan ke 2 dan ke 3 media gambar hewan dan kartun juga meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Pada siklus 2 penggunaan media gambar bangun datar ikan dan aquarium serta gambar baju dan celana dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan yaitu visual activities oral activities writing activities mental activities dan emotional activities. Visual activities berupa peningkatan perhatian siswa terhadap gambar dan mendemonstrasikan. Oral activities berupa peningkatan siswa bertanya dan mengemukakan pendapat. Writing activities berupa peningkatan kemampuan siswa menuliskan konsep perkalian menggunakan simbol. Mental activities berupa kemampuan siswa dalam memecahan soal. Emotional activities berupa rasa gembira siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran.