Skripsi
Pengembangan sumber belajar mandiri membuat blog untuk suplemen mata pelajaran TIK pokok bahasan internet di Sekolah Menengah Atas / Dodik Kurniawan
Abstrak
Kata kunci Pengembangan Sumber Belajar Mandiri Suplemen Internet Internet bukan sesuatu yang sulit ditemukan sekarang ini hampir di semua sekolah sudah terdapat fasilitas wifi atau laboratorium komputer yang terkoneksi internet untuk dimanfaatkan oleh para siswa. Tetapi berdasarkan pengamatan langsung pengembang pada SMA Negeri 2 Pare pada dua kelas dari sembilan kelas yang ada dari dua kelas tersebut hanya terdapat sembilan siswa yang sudah memiliki blog. Pengamatan tersebut membuktikan ternyata masih banyak siswa-siswi SMA Negeri 2 Pare yang belum memiliki blog padahal blog selain sebagai sarana untuk mengaktualisasikan diri blog bisa juga sebagai sarana sharing pengetahuan dengan siswa-siswi sekolah lain di seluruh Indonesia khususnya. Pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sekolah Menengah Atas kelas XI terdapat materi tentang internet akan tetapi karena keterbatasan waktu dan buku referensi tentang blog di sekolah sehingga materi blog tidak bisa tersampaikan ke siswa. Supaya materi blog dapat tersampaikan ke siswa salah satu solusinya adalah menggunakan sumber belajar mandiri. Sehingga sumber belajar tersebut dapat diakses dan dipelajari oleh siswa di luar jam pelajaran. Tujuan pengembangan sumber belajar mandiri ini adalah tersedianya sumber belajar membuat blog dengan blogdetik untuk suplemen mata pelajaran TIK pokok bahasan Internet di Sekolah Menengah Atas dalam bentuk e-book dan video. Pengembangan ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan yang dikembangkan dengan metode pengembangan media sadiman yang dimodifikasi. Pengembangan terlaksana dengan terlebih dahulu dilakukan kegiatan validasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket pada uji coba perseorangan (ahli media ahli materi) responden/siswa kelompok kecil dan responden/siswa kelompok besar (ujicoba lapangan). Sedangkan analisis data yang digunakan untuk mengolah data dari ahli media ahli materi dan responden/siswa menggunakan teknik prosentase. Berdasarkan uji coba/ validasi sumber belajar mandiri yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut ahli media 90 6% ahli materi 96 6% responden/siswa kelompok kecil 89 6% dan responden/siswa kelompok besar (lapangan) 86 7%. Dengan demikian dinyatakan bahwa sumber belajar yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria layak dan secara keseluruhan dinyatakan baik serta dapat diujicobakan lebih luas agar nantinya bisa digunakan dalam pembelajaran.