UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Model pelatihan berbasis life skill bagi tunanetra di UPT Panti Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Dinas sosial Jawa Timur (studi kasus di UPT RSCN Dinsos Jl. Beringin Njanti Malang) / A. Habib Romadhon H.

Romadhon H., A. Habib - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Model pelatihan Life Skill Tunanetra. Model pelatihan berbasis Life Skill merupakan suatu desain atau pola pelatihan keterampilan. Tunanetra adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan. UPT Panti Rehabilitasi Sosial Cacat Netra (RSCN) merupakan lembaga rehabilitasi bagi penyandang cacat netra. Lembaga ini juga menyelenggarakan pelatihan dan juga memberikan kecakapan hidup bagi penyandang cacat netra. Peneliti ini memfokuskan pada model pelatihan berbasis Life Skill yang diterapkan di lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta mengkaji model pelatihan yang digunakan jenis pelatihan Life Skill yang diterapkan dan hasil setelah mengikuti pelatihan di UPT RSCN. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data melaksanakan display data mengambil kesimpulan/ verifikasi. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan kegiatan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh beberapa hasil simpulan penelitian sebagai berikut (1) model pelatihan berbasis Life Skill yang dilaksanakan di RSCN memiliki tahapan sebagai berikut a) identifkasi tujuan pelatihan b) assement/ identifikasi kemampuan peserta c) menetapkan kesenjangan d) pelaksanaan pelatihan e) pengembangan program dan f) evaluasi. (2) jenis kecakapan hidup yang diajarkan adalah sesuai dengan teori yang ada meliputi a) kecakapan pribadi b) kecakapan sosial c) kecakapan akademik dan d) kecakapan vokasional.(3) Pada tahapan pelaksanaan pelatihan terdapat kelemahan yakni pada instrukturnya maupun bahan praktek dalam pembelajarannya. (4) peserta lebih mandiri lebih percaya diri mampu bersosialisasi dengan lingkungannya dan terlebih dibekali dengan keterampilan yang mampu meningkatkan penghasilannya. Berdasarkan hasil penelitian maka saran peneliti 1) bagi instruktur dan pengelola RSCN yakni menambah informasi cara pendekatan bagi orang dewasa melalui pendekatan pembelajaran terkait dengan pendidikan orang dewasa diharapkan untuk lebih menambah fasilitas pebelajaran yakni pada bahan praktek serta lebih mencari kreasi produk dan cara pemasaran yang menarik. 2) bagi PLS hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan bahan informasi empirik tentang model pelatihan berbasis life skill bagi peserta tunanetra 3) bagi peneliti selanjutnya hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut dengan metode kuantitatif terkait dengan ketercapaian pemenuhan fasilitas di RSCN


Informasi Detail
DDC
Rs 371.911 ROM m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, 2011.
Deskripsi Fisik
viii, 79 + [54] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03003/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. TUNA NETRA - MODEL PEMBELAJARAN
2. TUNA NETRA - KETERAMPILAN HIDUP

Pembimbing
1. ZULKARNAIN NASUTION ; 2. IMAM HAMBALI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik