Skripsi
Kompetensi profesional guru dalam pembelajaran ekonomi (IPS) (studi kasus di SMP Negeri 1 Singosari) / Yeri Kristian
Abstrak
Kata kunci Kompetensi profesional guru pembelajaran ekonomi Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan berkaitan dengan segala aspek kehidupan manusia yang berguna untuk meningkatkan kualitas dan memberikan sesuatu hal yang baru dan juga memberi kesempatan pada siswa untuk berkreasi dan belajar dengan tujuan agar perkembangan selanjutnya dapat menjadi lebih baik dan juga dapat menarik minat siswa untuk belajar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran ekonomi (IPS) serta kompetensi profesional guru ekonomi (IPS) di SMP Negeri 1 Singosari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diambil meliputi kegiatan proses pembelajaran ekonomi (IPS) dan infomasi meliputi kompetensi profesional guru ekonomi (IPS) di SMP Negeri 1 Singosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi (IPS) di SMP Negeri 1 Singosari mencakup tiga tahapan pembelajaran yaitu perencanaan pembelajaran meliputi program tahunan program semester silabus dan rencana pembelajaran yang diwajibkan bagi guru. Pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 1 Singosari sudah terstruktur dengan baik yaitu diawali dari tahap pendahuluan tahap inti dan tahap penutup. Dalam penggelolaan kelas tidak semua guru sudah dan mampu mengkondisikan kelas secara optimal serta seringnya seorang guru meninggalkan jam pelajaran sehingga proses pembelajaran siswa mengalami kejenuhan dan pembelajaran yang tidak efektif. Penilaian yang dilakukan oleh guru meliputi penilaian proses dan hasil pembelajaran dan memberikan nilai tambah bagi siswa yang aktif kreatif dan tepat waktu. Bertolak dari penelitian ini dikemukakan saran-saran sebagai berikut Kepada guru khususnya guru ekonomi (IPS) hendaknya sebagai seorang pendidik harus bertanggung jawab terhadap profesinya serta seorang guru dituntut kreatif dan memiliki wawasan yang luas agar siswa tidak mengalami kejenuhan. Guru yang sudah menguasai kemampuan profesinya dengan baik hendaknya lebih ditingkatkan lagi dengan mengikuti perkembangan pembelajaran ekonomi (IPS) sedangkan guru yang kurang memperhatikan kemampuan profesinya hendaknya lebih disiplin dan lebih meningkatkan kemampuannya sebagai guru serta bertanggung jawab terhadap profesinya sebagai seorang pendidik. Bagi sekolah diharapkan dapat memberikan masukan pada guru untuk meningkatkan proses pembelajaran yang secara tidak langsung juga akan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Selain itu juga hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru di sekolah yang bersangkutan.