Skripsi
Pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2006-2008 / Heni Fatmawati
Abstrak
Kata Kunci Kinerja Keuangan Current Ratio Earning Per Share Return on Equity Debt Equity Ratio Price to Book Value Harga saham Kinerja keuangan perusahaan adalah prestasi yang dapat dicapai perusahaan yang mencerminkan kondisi kesehatan perusahaan pada kurun waktu tertentu. Analisis terhadap laporan keuangan bermanfaat untuk mengetahui potensi-potensi finansial suatu perusahaan seperti kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek kewajiban jangka panjang dan kemampuan menghasilkan laba untuk kontinyuitas maupun pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2006-2008. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2008 sebanyak 421 perusahaan dengan pengambilan sampel sebanyak 16 perusahaan yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikansi 0 193. (2) Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0 000. (3) Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikansi 0 451. (4) Debt Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikansi 0 078. (5) Price to Book Value (PBV) berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0 001. (6) Current Ratio (CR) Return on Equity (ROE) Debt Equity Ratio (DER) Earning Per Share (EPS) dan Price to Book Value (PBV) secara simultan berpengaruh terhadap harga saham dengan nilai signifikansi 0 000. Saran dalam penelitian ini untuk peneliti selanjutnya diharapkan (1) menambah periode pengamatan sehingga dapat menghasilkan data yang lebih akurat (2) menambah jumlah variabel yang digunakan selain kinerja keuangan yang diukur dengan EPS ROE DER dan PBV misalnya menggunakan rasio dari jenis rasio manajemen aktiva. Bagi perusahaan diharapkan menilai prestasi keuangan dan membantu manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan hendaknya mempertimbangkan nilai nilai CR EPS ROE DER dan PBV. Bagi investor dalam melakukan investasi saham hendaknya investor memperhatikan kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dari laporan keuangan.