Tugas Akhir
Penilaian kinerja berdasarkan laporan anggaran pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) \'45 Kabupaten Kuningan Jawa Barat / Gina Astriana
Abstrak
Kata Kunci Penilaian Kinerja Anggaran Penilaian kinerja (performance appraisal) pada dasarnya merupakan faktor kunci guna mengembangkan suatu organisasi secara efektif dan efisien. karena adanya kebijakan atau program yang lebih baik atas sumber daya manusia yang ada dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan akuntansi pertanggungjawaban dalam menilai kinerja keuangan di RSUD 45 Kuningan. Untuk menilai kinerja ini rumah sakit dapat melihat selisih antara anggaran dengan realisasinya. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah ini adalah bagaimana rasio efisiensi efektifitas dan ekonomis dan bagaimana penilaian kinerja pada Rumah Sakit Umum daerah 45 Kabupaten Kuningan Jawa Barat periode anggaran 2009. Setelah melakukan perhitungan kinerja keuangan pada bidang pengeluaran menunjukkan bahwa kinerja keuangan pada bidang belanja penggunaan dana RSUD 45 Kuningan dikategorikan kurang efisien efektif dan ekonomis. Laporan keuangan yang dihasilkan oleh RSUD 45 Kuningan berupa laporan posisi aktiva yang setara neraca laporan pemasukan dan pengeluaran yang setara laporan arus kas laporan realisasi anggaran dan catatan atas laporan keuangan. RSUD 45 Kuningan telah menyajikan laporan keuangan secara keseluruhan pada rincian biaya dan rincian pendapatan untuk setiap unit pelayana secara total sehingga laporan keuangan tersebut dapat digunakan untuk menilai kinerja setiap unit pusat pertanggungjawaban. Berdasarkan hasil analisis dari dokumentasi diketahui bahwa RSUD 45 Kuningan telah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban tercermin pada penyusunan anggaran yang telah melibatkan semua bagian penggolongan kode rekening dan penyusunan struktur organisasi yang jelas. RSUD 45 kuningan telah menyajikan laporan keuangan secara keseluruhan pada rincian biaya dan rincian pendapatan untuk setiap unit pelayanan secara total. Saran yang dapat diberikan hendaknya penyusunan anggaran pada rumah sakit dipusatkan pada masing-masing kepala bagian dalam struktur organisasi dan dalam mengelola keuangan sebaiknya pemberian kode perlu ditambahkan penggolongan biaya terkendalikan dan biaya tidak terkendalikan.