Tugas Akhir
Robot pemadan api multi sensor berbasis mikrokontroler ATmega 128 / Muhammad Deni Eko Saputra
Abstrak
Kata Kunci Pemadam Api Multi sensor Mikrokontroler ATmega 128. Musibah kebakaran yang sering terjadi telah menimbulkan begitu banyak korban. Perangkat pengaman deteksi saat terjadinya musibah kebakaran belum mampu untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut. Atas dasar keadaan tersebut maka perlu dikembangkan robot yang dapat mendeteksi terjadinya kebakaran sekaligus melakukan pemadaman terhadap kebakaran tersebut. Seiring perkembangan teknologi pekerjaan manusia saat ini mulai dapat digantikan oleh robot. Robot disini berfungsi sebagai pencari sumber api dan kemudian memadamkannya. Tujuan perancangan robot ini adalah untuk membantu manusia dalam mendeteksi keberadaan titik api dan memadamkan titik api. Agar di dalam musibah kebakaran tidak menimbulkan banyak korban jiwa. Robot ini dirancang dengan menggunakan enam buah roda tiga buah roda bagian kanan dan tiga buah roda bagian kiri dari ketiga roda sebelah kanan dan kiri masing di gabung menjadi satu menggunakan karet belt. Untuk navigasi robot menggunakan beberapa sensor antara lain empat belas sensor ultrasonic yang dipasang secara melingkar Sensor Api UVTron R2868 (Flame Detector) berfungsi sebagai pendeteksi ada tidaknya lilin di dalam ruangan yang akan dilakukan scanning kompas untuk mengontrol sistem navigasi/pergerakan suatu robot mengetahui dimana dan kemana arah robot yang akan dikendalikan dan sensor proximity untuk mengetahui posisi robot telah berada di dalam ruangan. Robot akan mulai bergerak setelah dilakukan start dengan menggunakan sound activation kemudian bernavigasi melalui beberapa rintangan. Sistem kontrol robot menggunakan mikrokontroler tipe ATmega128 dan ATmega16 yang kompatibel dengan keluarga AVR. Konfigurasi sistem dari robot cerdas ini terdiri tiga buah mikrokontroler yaitu ATmega128 sebagai master dan dua buah ATmega16 sebagai slave1 dan slave2. Robot ini memiliki beberapa algoritma yang disesuaikan dengan masing-masing strategi yang telah diatur dalam software. Pengujian dilakukan dengan menguji masing-masing komponen dari robot baik software maupun hardware. Selanjutnya pengujian dilakukan dengan menjalankan robot di track yang sebenarnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot telah berhasil menyelesaikan tugas dengan waktu tempuh 58 detik.