Skripsi
Pengembangan kemampuan berbicara melalui metode bermain peran di kelompok B TK PKK 03 Asemkandang Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan / Mariatul Kiptiah
Abstrak
Kata Kunci Berbicara Bermain peran TK. Kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak khususnya TK PKK 03 Asemkandang Kraton Pasuruan masih berpusat pada guru. Dimana guru lebih banyak menggunakan metode ceramah. Sehingga kegiatan pembelajaran kurang bermakna bervariasi. Kemampuan berbahasa khususnya berbicara anak masih rendah. Untuk itu peneliti melakukan pengembangan kemampuan berbicara melalui metode bermain peran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan penerapan metode bermain peran (2) mendiskripsikan peningkatan kemampuan berbicara melalui metode bermain peran di kelompok B TK PKK 03 Asemkandang Kraton Pasuruan. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Intrumen pengumpulan data berupa observasi siswa berupa observasi siswa dan format penilaian. Penilaian acuan yang digunakan adalah ketuntasan kelas (75%). Pelaksanaan tindakan dibagi menjadi dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) pengamatan (4) refleksi. Pada pelaksanaan siklus I sebanyak dua kali pertemuan ternyata berlum berhasil diulangi pada siklus II sehingga berhasil. Subyek penelitian ini yaitu anak kelompok B TK PKK 03 Asemkandang Kraton Pasuruan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Siklus I pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2011. Pertemuan kedua 12 Mei 2011. Siklus II dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2011 dengan langkah-langkah sebagai berikut 1) Guru memilih tema dan menentukan tujuan 2) Mempersiapkan bahan dan alat 3) Menentukan langkah-langkah/skenario bermain peran 4) Mengatur setting ruangan 5) Mengkomunikasikan tujuan dan tema 6) Memberi contoh cara bermain peran secara singkat 7) Guru sebagai pembimbing dan fasilitator. Hasil penelitian ini adalah peningkatan kemampuan berbicara anak melalui metode bermain. Peran pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 52% pada pra tindakan 69% pada siklus I dan 85% pada siklus II. Dan pada siklus II ketuntasan individu mencapai 78% dan standart keberhasilan klasikal mencapai 78% melebihi standart keberhasilan yang ditetapkan yaitu 75% dengan penerapan metode bermain peran maka kemampuan berbicara anak di kelompok B TK PKK Asemkandang dapat meningkat sebesar 16 % sampai 17 % pada setiap siklus dan mencapai 33 % dari pratindakan sampai siklus II. Dengan demikian disarankan kepada guru hendaknya melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan melibatkan anak secara aktif karna hal ini akan memberikan makna yang mendalam bagi anak sehingga dapat meningkatkan kemampuan yang diharapkan.