UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peningkatan kemampuan bercerita anak kelompok A melalui permainan tebak gambar di TK Negeri Pembina Kabupaten Malang / Astina Ratna Dewi

Dewi, Astina Ratna - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Kemampuan Bercerita Permainan Tebak Gambar TK Negeri Pembina Kabupaten Malang Usia emas anak mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang pesat pada aspek fisik emosi sosial bahasa dan kognitif. Dari hasil observasi pada anak kelompok A di TKN Pembina Kabupaten Malang ditemukan bahwa anak masih belum mampu bercerita tentang pengalamannya. Hal tersebut diperkuat dari 28 orang anak didik ada 17 anak yang belum mampu menceritakan pengalamannya. Berangkat dari masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok A di TKN Pembina Kepanjen melalui permainan Tebak Gambar serta untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita anak kelompok A di TKN Pembina Kepanjen setelah dibelajarkan melalui permainan Tebak Gambar . Ruang lingkup penelitian ini adalah terbatas pada implementasi kegiatan bermain Tebak Gambar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan bercerita anak khususnya pada anak kelompok A di TKN Pembina Kepanjen. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model siklus Kemmis dan MC. Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus meliputi perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah anak-anak kelompok A TKN Pembina Kabupaten Malang yang berjumlah 28 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa panduan observasi aktifitas siswa untuk mengetahui kemampuan bercerita. Analisis data penelitian yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pada siklus I peningkatan kemampuan anak dalam bercerita pengalamannya mencapai 71 43% sedangkan pada siklus 2 meningkat lagi menjadi 100%. Hal ini terlihat dari faktor-faktor sebagai berikut keberanian anak kelancaran anak dalam bercerita serta kevariatifan cerita anak.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan permainan Tebak Gambar dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak terutama kemampuan bercerita anak. Adapun saran yang dikemukakan penulis adalah 1) Bagi guru khususnya TK hendaknya selalu kreatif dan inovatif dalam membantu mengembangkan kemampuan bahasa terutama kemampuan bercerita anak melalui berbagai inovasi pembelajaran 2) Bagi sekolah hendaknya pihak sekolah selalu mendekung program guru dalam meningkatkan kemampuan bercerita anak serta bagi peneliti lanjutan hendaknya menggunakan media gambar dan tema cerita yang lebih bervariatif.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.622 DEW p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi S1 PG PAUD, 2011.
Deskripsi Fisik
xii, 75 + [9] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03178/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. ANAK (TAMAN KANAK-KANAK) - BERCERITA, KEMAMPUAN
Pembimbing
1. WIWIK DWI HASTUTI ; 2. TOMAS IRIYANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik