Skripsi
Penerapan metode bermain sirkuit jasmani untuk mengembangkan kemampuan berhitung pada siswa kelompok A2 di TK Tunas Rimba Malang / Eny Dwi Renata
Abstrak
Kata Kunci berhitung sirkuit jasmani TK Kemampuan berhitung khususnya membilang/menyebut urutan bilangan1-10 membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan dengan benda sampai 5) dan menghubungkan/memasangkan lambang bilangan dengan benda 1-5 pada pra penelitian menunjukkan hanya 23 5% dari 17 anak kelompok A2 di TK Tunas Rimba Malang. Kegiatan berhitung pada anak Taman Kanak-kanak kurang menyenangkan karena hanya menggunakan metode ceramah sehingga kegiatan tidak berpusat pada anak dan media yang digunakan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bermain Sirkuit Jasmani untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa kelompok A 2 di TK Tunas Rimba Malang dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan anak dalam berhitung melalui metode bermain Sirkuit Jasmani. Penelitian ini dilaksanakan dengan desain PTK. Subyek Penelitian 17 anak pada kelompok A2 di TK Tunas Rimba Malang tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian dilakukan selama dua siklus setiap siklus meliputi tahapan (1) Perencanaan tindakan. (2) Pelaksanaan Tindakan. (3) Pengamatan. (4) Refleksi. Analisis data secara deskriptif kualitatif. Instrumen Pengumpulan data berupa foto dokumen yang berupa lembar kerja siswa dan dokumen nilai yang menggambarkan kemampuan berhitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran melalui metode bermain sirkuit jasmani dapat meningkatkan kemampuan berhitung yaitu (1) membilang/menyebut urutan bilangan 1-10 (2) membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan dengan benda sampai 5) dan (3) menghubungkan/memasangkan lambang bilangan dengan benda 1-5 pada kelompok A2 di TK Tunas Rimba Malang. Pada proses peningkatan kemampuan berhitung dengan penerapan metode sirkuit jasmani dikatakan meningkat dan berhasil. Pada siklus I rata-rata prosentase kemampuan berhitung siswa sebesar 52 9 %. Dan pada siklus II rata-rata prosentase kemampuan berhitung siswa sebesar 82 3 %. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berhitung siswa. Siklus II lebih baik dari pada siklus I. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan kemampuan berhitung melalui metode bermain sirkuit jasmani dapat dilaksanakan dengan baik pada kelompok A2 di TK Tunas Rimba Malang. Disarankan pada guru TK maupun bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan pembelajaran melalui metode bermain sirkuit jasmani dengan media yang berbeda sehingga akan menambah rasa senang dalam belajar berhitung.