Skripsi
Pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan kognitif anak kelompok B pada pembelajaran sains di TK-SD Satu Atap Mergosono 2 Malang / Uswatun Kasanah
Abstrak
Kata Kunci Lingkungan sekitar sekolah Pembelajaran Sains TK Keaktifan dan kemampuan kognitif anak kelompok B di TK-SD Satu Atap Mergosono 2 Malang pada pembelajaran sains masih belum maksimal. Anak kurang memperhatikan penjelasan guru sehingga pada saat ditanya serta menyelesaikan tugas masih banyak yang salah. Kemampuan anak dalam mengelompokkan dan memasangkan benda menceritakan proses percobaan serta menyebut asal mula sesuatu masih rendah. Hal ini disebabkan pemanfaatan sumber belajar serta strategi pembelajaran yang belum memenuhi sasaran. Masalah yang akan diteliti adalah 1) Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan kegiatan pembelajaran sains dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan konitif anak kelompok B 2) Apakah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak tentang konsep sains sederhana 3) Apakah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah dapat meningkatkan keaktifan anak dalam belajar sains. Penelitian ini dilakukan di TK-SD Satu Atap Mergosono 2 Malang mulai tanggal 19 sampai dengan 28 April 2011 dengan menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru kelas kelompok B. Hasil penelitian pada siklus I rata-rata keaktifan anak sebesar 81% pada siklus II mencapai 94% untuk skor rata-rata kemampuan kognitif anak siklus I sebesar 78% dan pada siklus II menjadi 95%. Dapat disimpulkan bahwa dengan memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitar sekolah dalam pembelajaran sains dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan kognitif anak kelompok B di TK-SD Satu Atap Mergosono 2 Malang. Kegiatan pembelajaran sains ini meliputi 1) mengelompokkan benda (daun buah sayuran) melalui kegiatan secara langsung dengan benda aslinya 2) menyebutkan asal mula sesuatu melalui kegiatan proyek memasak 3) memasangkan benda sesuai pasangannya melalui metode karya wisata ke kebun sekolah) 4) menjelaskan proses kegiatan atau percobaan tentang pertumbuhan tanaman melalui kegiatan menanam biji dan batang pohon singkong. Disarankan bagi para pendidik anak usia dini untuk memanfaatkan beragam sumber belajar terutama yang terdekat dengan anak pada pembelajaran sains ini dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak karena anak akan memperoleh pengalaman secara langsung dengan obyek yang sedang dipelajarinya serta lebih meningkatkan kecintaannya pada lingkungan yang ada di sekitarnya.