Skripsi
Peranan guru bahasa Jerman dalam menumbuhkan minat dan motivasi siswa pada pembelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 7 Malang / Ratna Strie Pratiwimba
Abstrak
Kata kunci peranan guru minat motivasi Salah satu bahasa asing yang saat ini diajarkan di Indonesia adalah bahasa Jerman. Berbeda dengan bahasa Inggris bahasa Jerman terasa lebih sulit untuk dipelajari. Kesulitan itu disebabkan oleh beberapa faktor antara lain minat dan motivasi siswa dalam mempelajari bahasa Jerman struktur bahasa yang lebih rumit atau bisa juga karena peranan guru dalam pembelajaran bahasa Jerman yang kurang maksimal. Hal ini juga terjadi di SMA Negeri 7 Malang tidak hanya di kelas XI tetapi juga kelas X yang menjadi awal siswa belajar bahasa Jerman. Sebaik apapun guru mengajar bila siswa tidak memiliki minat dan motivasi untuk belajar hal tersebut dapat menjadi batu sandungan dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Di sinilah peran seorang guru sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan guru dalam menumbuhkan minat dan motivasi siswa pada pembelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 7 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi hasil angket guru dan siswa serta hasil wawancara guru dan siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan pengamatan berulang dan kegiatan triangulasi data. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang guru bidang studi bahasa Jerman dan 38 siswa kelas X-6 yang mengikuti pembelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 7 Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru bahasa Jerman di SMA Negeri 7 Malang memiliki peranan yang sangat penting dalam menumbuhkan minat dan motivasi siswa belajar bahasa Jerman di kelas X-6. Hal ini terbukti dari hasil angket yang menunjukkan bahwa 52 8% siswa menjawab sangat setuju bahwa guru memiliki peran yang besar dalam menumbuhkan motivasi siswa belajar bahasa Jerman dan sebanyak 50% siswa menjawab sangat setuju bahwa guru bidang studi bahasa Jerman mampu menumbuhkan minat siswa belajar bahasa Jerman. Meskipun guru kurang menguasai manajemen kelas tetapi peran guru sebagai perencana pelaksana pembelajaran dan pemberi balikan dilakukan dengan baik dan sesuai dengan teori yang mengacu pada minat dan motivasi. Berdasarkan hasil penelitian ini guru disarankan untuk bisa selalu menjadi motivator serta memperbaiki kemampuan manajemen kelas sehingga minat belajar siswa terus bertambah. Siswa juga diharapkan lebih serius dan memperhatikan saat pembelajaran sedang berlangsung serta mengkomunikasikan dengan guru mata pelajaran masalah pada pembelajaran bahasa Jerman yang memiliki kaitan dengan minat dan motivasi. Dengan demikian siswa bisa lebih mudah menerima materi pembelajaran bahasa Jerman.