UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Evaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan permukiman di Kabupaten Mojokerto / Puja TDT Mastika

Mastika, Puja TDT - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci evaluasi kesesuaian lahan permukiman Kawasan permukiman merupakan kawasan di luar kawasan lindung yang digunakan sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian masyarakat berada di wilayah perkotaan dan perdesaan. Kabupaten Mojokerto memiliki luas wilayah 969.360 km2. Pertambahan penduduk sebesar 64.050 jiwa/tahun yang didominasi oleh penduduk pendatang tersebut menyebabkan kebutuhan akan permukiman juga meningkat. Apabila diproyeksikan hingga tahun 2015 dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata sebesar 2 00% jumlah penduduk Kabupaten Mojokerto adalah 1.207.579 jiwa dengan kebutuhan rumah mencapai 301.769 unit. Sehingga dapat diasumsikan pada tahun 2015 diperlukan lahan seluas 6.035 ha sebagai lahan yang siap dibangun sebanyak 301.769 unit rumah. Untuk itu perlu dilakukan adanya evaluasi lahan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan permukiman dan menganalisis sebaran kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan permukiman di Kabupaten Mojokerto berdasarkan kelas kesesuaian lahan untuk pemukiman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Pengolahan data spasial menggunakan software ArcView 3.3. yaitu dengan cara menumpangsusunkan tiga peta yaitu peta jenis tanah peta kemiringan lereng dan peta penggunaan lahan. Populasi yang diperoleh dari overlay peta sebanyak 33 unit lahan sampel penelitian yang diambil sebanyak 7 unit lahan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling. Penentuan kelas kesesuaian lahan untuk permukiman ditetapkan berdasarkan jumlah hasil pengharkatan (scoring) terhadap parameter-parameter kesesuaian lahan pada satuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas sesuai untuk pengembangan kawasan permukiman 1.217 844 ha atau 5 19% dari luas seluruh unit lahan terletak di Kecamatan Gedeg Puri Sooko dan Trowulan. Kelas kesesuaiaan lahan cukup sesuai untuk pengembangan kawasan permukiman dengan luas 7860 89 ha atau 58 38% dari luas seluruh unit lahan penelitian terletak di Kecamatan Kemlagi Jetis dan Dawarblandong. Selain itu terdapat 4708 76 ha lahan didalam rencana pola ruang Kabupaten Mojokerto yang tidak layak dikembangkan sebagai kawasan permukiman (Kecamatan Ngoro Pacet dan Trawas) atau 20 06% dari luas keseluruhan unit lahan. Kelas kesesuaian lahan sesuai (K1An dan K1Al) sesuai untuk dikembangkan menjadi kawasan permukiman perkotaan. Kelas kesesuaian lahan cukup sesuai (T1Al K2Gr T1Gr T2Gr T3Gr) sesuai untuk dikembangkan menjadi kawasan permukiman perkotaan.


Informasi Detail
DDC
Rs 711.58 MAS e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2011.
Deskripsi Fisik
x, 127 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03435/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. PEMUKIMAN, KAWASAN - EVALUASI
Pembimbing
1. JUARTI ; 2. PURWANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik