Tugas Akhir
Studi setting rele proteksi terhadap gangguan arus hubungan singkat 3 fasa pada generator PT. YTL Jawa Timur / Moch. Efendi
Abstrak
Kata kunci generator arus gangguan rele proteksi EDSA 2005. PLTU Paiton unit 5 dan 6 merupakan pembangkit yang mensuplai energi listrik di Jawa-Bali sebesar 1220 MW. Guna menjaga kontinyuitas suplai energi maka keandalan generator harus dijaga dari berbagai jenis gangguan. Di PLTU Paiton unit 5 dan 6 sering terjadi gangguan hubung singkat pada lilitan stator. Hal ini bisa disebabkan oleh tegangan lebih ataupun beban yang menghilang mendadak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui setting rele arus lebih terhadap arus hubung singkat yang terjadi pada lilitan stator. Untuk menentukan waktu kerja rele diperlukan perhitungan besar arus hubung singkat yang terjadi pada belitan stator dengan perhitungan manual serta perhitungan arus hubung singkat dengan menggunakan EDSA 2005. Setelah menentukan arus hubung singkat pada lilitan stator baru dapat menetukan waktu setting trip rele. Jadi hubungan gangguan hubung singkat 3 fasa adalah dalam menentukan waktu kerja rele untuk mencegah terjadinya gangguan. Hasil yang didapat berdasarkan analisa dan pembahasan yaitu dalam penyetelan kerja rele arus lebih tidak terdapat perbedaan dengan yang terpasang 1 Ampere hal ini disebabkan karena pada tap penyetelan rele menggunakan data yang valid untuk perhitungan setting rele. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada pembahasan ini besar arus hubung singkat dengan perhitungan manual sebesar 72237 69 Ampere sedangkan perhitungan menggunakan EDSA 2005 sebesar 78171 Ampere dan setting rele arus lebih terdapat 0 94 Ampere dibulatkan menjadi 1 Ampere dengan setting waktu 2 86 detik dan dibulatkan menjadi 3 detik sehingga apabila terjadi gangguan arus hubung singkat tiga fasa pada generator akan bekerja dengan waktu tunda 3 detik. Sistem pengaman generator tetap terkoordinasi dengan baik dan keandalan generator dalam menyupplai energi listrik tetap terjaga. Saran yang dapat digunakan untuk permasalahan ini adalah dengan melakukan pemeliharan dan pemeriksaan secara berkala terhadap rele arus lebih karena kalau seandainya rele tidak bekerja maka kita segera mengetahui dan segera memperbaikinya.