Tugas Akhir
Peningkatan aktifitas dan hasil belajar siswa melalui model problem posing pada pembelajaran matematika kelas V SD Negeri Wonorejo 01 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar / Sugeng Alianto
Abstrak
Kata Kunci Problem Posing Keaktifan Siswa Hasil Belajar. Berdasarkan observasi pada tanggal 21 Pebruari 2011 di SDN Wonorejo 01 Kecamatan Talun kabupaten Blitar dalam pembelajaran guru terlalu banyak ceramah tidak melibatkan anak sehingga anak pasif dan hanya mendengarkan penjelasan guru. Hasil belajar siswa pada ulangan harian tentang pecahan masih belum tuntas secara keseluruhan. Diperoleh data dari 35 siswa kelas V SDN Wonorejo 01 pada semester 2 tahun ajaran 2010 / 2011 terdapat 17 siswa (48 6%) yang mendapat nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) yitu 65. Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah 1) untuk mendeskripsikan pelaksanaan model Problem Posing pada mata pelajaran matematika di kelas V SDN Wonorejo 01 Kecamatan talun Kabupaten Blitar 2) untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Posing dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas V SDN Wonorejo 01 Kecamatan talun Kabupaten Blitar Penelitian ini rancangan penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus tindakan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu persiapan / rencana tindakan observasi analisis / refleksi. Pada penelitian ini peneliti mencoba suatu pembelajaran dengan menggunakan model problem posing. Problem posing adalah penyusunan pembuatan soal / pertanyaan oleh siswa dari situasi / informasi yang diberikan guru. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Wonorejo 01 Kecamatan Talun dengan jumlah siswa 35anak Hasil pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini dapat disimpulkan bahwa 1) Penerapan model problem posing dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Wonorejo 01 Kec Talun Kab Blitar. 2) Penerapan model problem posing dapat meningkatan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Wonorejo 01 Kec Talun Kab Blitar. Siswa menjadi lebih mudah dalam memahami materi pelajaran dan hasil belajar siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan belajar yaitu 85 7% Berdasarkan hasil penelitian peneliti menyarankan sebaiknya dilakukan penelitian sejenis pada konsep-konsep matematika yang lain untuk mengetahui apakah penelitian ini dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa.