Skripsi
Pengembangan panduan latihan beban untuk otot tungkai melalui video di Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang / Angga Yuli Saputro
Abstrak
Kata kunci penelitianpengembangan panduan fitness latihanbeban otot tungkai Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan UM. Berdasarkanpenelitianawal yang sudah dilakukanpeneliti di Sanggar KebugaranIlmuKeolahragaan Universitas Negeri Malangdiperolehinformasibahwa (1) Sanggar Kebugaran Ilmu keolahragaan Universitas Negeri Malang tidak memilikipanduan latihan beban untuk otot tungkai berupa video (2) Informasi yang disampaikan instruktur ditempat tersebut tentang cara memakai alat dan fungsi alat kepada member masih menggunakan penjelasan secara lesan (3) 86 67% member selain melatih otot tubuh bagian atas juga memerlukan latihan untuk otot tungkai (4) 80% member membutuhkan panduan tentang latihan beban untuk otot tungkai melalui video di Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (5) 83 33% member kurang mengetahui macam-macam latihan beban untuk otot tungkai (6) 96 67% member setuju dengan adanya panduan latihan beban untuk otot tungkai melalui video (7) 75% Instruktur di Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan tidak selalu dapat mendampingi member untuk memberikan informasi tentang latihan beban (8) Sanggar KebugaranIlmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang memerlukan informasi latihan beban untuk otot tungkai yang berupa video. Peneliti memilih video untuk menyampaikan informasi mengenai latihan beban. Panduan ini dirancang secara sistematis dengan berpedoman pada prinsip-prinsip latihan beban yang telah ada sebelumnya sehingga memungkinkan member atau anggota Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dapat menerima informasi lebih mudah dan menarik. Panduanmelalui video termasuk media audiovisual karena selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang mudah untuk dimengerti. Dari hasil evaluasi uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 10 member dan 5 instruktur diperoleh persentase 87 52% tergolong kategori valid dan pada uji kelompok besar dengan menggunakan 30 member dan 10 instruktur diperoleh persentase 84 81% tergolong kategori valid sehingga panduan latihan beban untuk otot tungkai melalui video di Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dapat digunakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka saran yang dapat diberikan di antaranya instrukturataupersonal trainersebaiknyalebihkreatifdaninovatifdalamhalpengembangandanpemnfaatan media panduan. Pemanfaatan media audiovisual dalam proses pemahamaninformasiakanmerangsangmember untuklebihtertarikdenganlatihanbeban yang akhirnyabermuarapadapercepatan