Skripsi
Analisis penggunaan pola draping pada gaun mode draperi / Siti Firdausiah
Abstrak
Kata kunci pola draping gaun mode draperi Menurut sejarahnya pakaian yang dikenakan manusia awalnya berupa sehelai kain berbentuk segi empat yang diberi lubang tengahnya untuk memasukkan kepala namun dengan perkembangan mode masa kini begitu banyak variasi dan mode pakaian baik yang longgar dibadan maupun yang pas badan sehingga menunjukkan lekuk tubuh. Membuat pakaian yang bervariasi tersebut membutuhkan sebuah pola karena tanpa menggunakan pola suatu pakaian dapat dibuat tetapi hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ketepatan kecermatan dan kemampuan dalam menganalisa posisi titik garis tubuh si pemakai dan pemilihan media pola akan menentukan kualitas sebuah pola. Ada beberapa macam pola yang dapat digunakan dalam membuat busana diantaranya pola konstruksi dan pola draping. Pola konstruksi membutuhkan banyak ukuran dan dikerjakan pada kertas pola di atas meja datar pola yang dihasilkan masih berupa pola dasar sehingga harus dibuat pecah pola agar sesuai dengan desain. Pola ini dianggap lebih rumit dibanding pola draping sehingga banyak desainer atau praktisi busana yang lebih condong memakai pola draping karena pembuatan polanya mudah dan hasilnya langsung siap pakai sesuai dengan desain (Sugiyem 2008). Mode draperi merupakan mode beraliran klasik yang digemari sepanjang masa oleh pecinta mode sehingga desainer maupun praktisi busana dituntut untuk memenuhi kebutuhan konsumen busana mode draperi. Kemudahan dalam penggunaan pola draping pada pembuatan gaun mode draperi sangat dibutuhkan desainer maupun praktisi busana maka penting kiranya menganalisis penggunaan pola draping pada gaun mode draperi. Draperi yang akan diteliti pada bagian garis leher dan panggul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pola draping pada gaun mode draperi. Gaun yang diproduksi untuk penelitian ini menggunakan ukuran paspop S standar internasional. Validasi gaun oleh 3 panelis dengan instrumen lembar pengamatan yang terdiri dari beberapa kriteria penilaian. Teknik analisisnya menggunakan analisis persentase. Berdasarkan hasil validasi dari 3 panelis penggunaan pola draping pada gaun mode draperi dileher tingkat keluwesan/fleksibilitasnya diperoleh sebesar 77 % karena badan bagian depan menggunakan bahan serong sampai dengan batas potongan rok sedangkan penggunaan pola draping pada gaun mode draperi panggul tingkat keluwesan/fleksibilitas diperoleh sebesar 100 %. Penggunaan pola draping tepat digunakan pada pembuatan gaun mode draperi pada leher dan panggul dengan ketepatan sebesar 93%.