UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Electric brooder untuk anak ayam ras pedaging pada peternakan Laisa Poultry Shop / Shellyna Yuri Swastika

Swastika, Shellyna Yuri - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Electric brooder ayam ras pedaging peternakan. Bibit ayam ras pedaging (Kuri) tidak dapat menstabilkan suhu tubuhnya sendiri. Untuk mendapatkan suhu ideal kuri harus dipelihara di dalam brooding atau eraman.Brooder merupakan penghangat yang menghasilkan suhu ideal sesuai dengan kebutuhan kuri pada periode brooding. Saat ini jenis brooder yang sering digunakan adalah gas brooder berbahan bakar gas LPG. namun kurang efisien karena gas LPG 3kg hanya bertahan 8jam. Sehingga dibuatlah electric brooder dengan tujuan (1) mengetahui suhu yang dibutuhkan oleh bibit ayam ras pedaging (kuri) (2) mengetahui komponen-komponen eraman (brooder ) yang digunakan untuk menjaga suhu tubuh kuri (3) merancang eraman yang menghasilkan suhu yang dibutuhkan kuri (4) membuat eraman yang menghasilkan suhu yang dibutuhkan kuri (5) menghasilkan eraman yang telah teruji dapat menghasilkan suhu sesuai kebutuhan kuri. Metode perancangan electric brooder adalah (1) perancangan sistem (2) pengujian sistem dan hasil. Proses perancangan dilakukan untuk mengetahui komponen-komponen yang dibutuhkan dalam membangun sebuah electric brooder . Dan proses pengujian dibutuhkan untuk mengetahui kesalahan kekurangan serta hasil dari perancangan brooder . Pada bagian pengujian diketahui bahwa brooder dapat menghangatkan 100ekor kuri pada usia 1-3hari dengan pemberian pembatas di sekitar kuri. Area yang diberi pembatas adalah seluas 1x1 5m2 dengan setpoint suhu 320 C-350 C. Ketika usia kuri mencapai 4hari maka pembatas dapat dibuka dan kapasitas brooder berkurang menjadi 75ekor. Pada usia 14hari dengan setpoint suhu maksimal 330 C brooder dapat menghangatkan 100-200ekor kuri. Kesimpulan yang didapatkan dari proses perancangan hingga pengujian electric brooder adalah electric brooder mampu menghangatkan kuri pada usia dan jumlah tertentu. Dengan menyesuaikan kondisi alam kandang serta luas area pemanasan. Kelebihan electric brooder dibandingkan dengan brooder konvensional adalah panas yang dihasilkan lebih standar yaitu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Electric brooder dapat diatur setpointnya sesuai dengan kebutuhan kuri. Ketika suhu terlalu tinggi maupun terlalu rendah brooder akan secara otomatis mati dan menyala kembali sesuai dengan kebutuhan.


Informasi Detail
DDC
Rp 636.5083 SWA e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Teknik Elektronika, 2011.
Deskripsi Fisik
xi, 64 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03580/KI/11
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. ALAT PENGERAM KURI
2. AYAM - TEKNIK PENGERAMAN

Pembimbing
1. SETIADI C.P. ; 2. HERU WAHYU HERWANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik