Skripsi
Identifikasi kesulitan dalam memahami materi kelarutan dan hasil kali kelarutan pada siswa kelas XI IPA SMAN 1 Singosari / Magfirah
Abstrak
Kata Kunci identifikasi kesulitan kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI IPA SMAN 1 Singosari Ilmu kimia merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Siswa seringkali kesulitan untuk memahami materi pelajaran kimia yang bersifat abstrak atau materi kimia yang konsepnya saling berkaitan. Konsep dalam materi kelarutan dan hasil kali kelarutan ini bersifat berurutan untuk memahami konsep dalam materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa perlu memahami konsep yang mendasar seperti konsentrasi persamaan reaksi kesetimbangan kimia zat terlarut dan pelarut jika tidak maka siswa akan kesulitan. Kesulitan ini akan membawa dampak yang kurang baik bagi pemahaman siswa akan konsep-konsep kimia karena tujuan dari pengajaran kimia sendiri adalah agar siswa menguasai konsep-konsep kimia dan saling keterkaitannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase siswa yang mengalami kesulitan dalam (1) memahami kelarutan (2) memahami hasil kali kelarutan (3) meramalkan pengendapan (4) memahami pengaruh ion senama serta pH terhadap kelarutan suatu zat dan (5) untuk mengetahui pada sub materi apa dalam materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa paling banyak mengalami kesulitan dan apa sebabnya. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 XI IPA 2 dan XI IPA 3 SMAN 1 Singosari tahun ajaran 2010/2011 semester genap yang berjumlah 97 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes obyektif pilihan ganda sebanyak 26 butir soal. Berdasarkan hasil verifikasi instrumen dan uji coba diperoleh validitas isi instrumen sebesar 91 6% dan reliabilitas yang dihitung menggunakan KR-20 sebesar 0 75. Selanjutnya data dianalisis dengan menghitung persentase kesulitan tiap rumusan masalah. Untuk mengetahui penyebab kesulitan siswa dalam memahami materi kelarutan dan hasil kali kelarutan dilakukan wawancara. Kemudian seluruh data yang ada dideskripsikan untuk memperoleh gambaran tentang kesulitan siswa dalam memahami materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persentase siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami kelarutan adalah 50 1 % yang berarti bahwa tingkat kesulitan siswadalam memahami kelarutan cukup besar (2) persentase siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami hasil kali kelarutan adalah 37 9 % yang berarti bahwa tingkat kesulitan siswa dalam memahami hasil kali kelarutan kecil (3) persentase siswa yang mengalami kesulitan dalam meramalkan pengendapan suatu zat adalah 66 3 % yang berarti bahwa tingkat kesulitan siswa dalam meramalkan pengendapan suatu zat besar (4) persentase siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami pengaruh ion senama serta pH terhadap kelarutan suatu zat adalah 47 0 % yang berarti bahwa tingkat kesulitan siswa dalam memahami pengaruh ion senama serta pH terhadap kelarutan suatu zat cukup besar dan (5) dalam memahami materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa paling banyak mengalami kesulitan pada sub materi meramalkan pengendapan hal tersebut disebabkan oleh (a) siswa kurang paham dengan materi prasyarat dan konsep dasar yang sebenarnya harus dikuasai (b) siswa kurang paham terhadap materi yang diberikan oleh guru karena dijelaskan dengan cepat dan (c) siswa kurang teliti dalam mengerjakan soal dengan stoikiometri kimia