UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pemetaan daerah rawan tanah longsor di Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung / Catur surya Yuni Lestari

Lestari, Catur surya Yuni - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci pemetaan kerawan tanah longsor bentuk lahan Kecamatan Pagerwojo Tanah longsor merupakan pergerakan massa tanah atau batuan menuruni lereng akibat pengaruh gaya gravitasi. Kecamatan Pagerwojo memiliki karakteristik fisik yang menunjang terjadinya tanah longsor. Tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Pagerwojo selalu menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa. Banyaknya kerugian yang dialami akibat tanah longsor terjadi karena penduduk di kecamatan ini tidak mengetahui daerah mana yang berpotensi terjadinya tanah longsor. Pemetaan daerah rawan terhadap tanah longsor merupakan langkah awal dalam pengurangan risiko bencana yang mutlak dilakukan untuk mengetahui persebaran daerah yang memiliki potensi terjadinya tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta bentuk lahan dan peta distribusi longsor mengidentifikasi tipe membuat peta agihan tingkat kerawanan longsor serta menganalisis pengaruh bentuk lahan terhadap kejadian longsor di Kecamatan Pagerwojo. Penelitian ini merupakan penelitian survey. Data dalam penelitian ini tekstur tanah permeabilitas indeks plastisitas struktur batuan tingkat pelapukan kerapatan kekar dan kedalaman pelapukan keterdapatan mata air/ rembesan kemiringan lereng. Pengambilan data dengan teknik purposive sampling dengan sampel bentuk lahan yang diperoleh dari interpretasi 3D peta kontur geologi dan kerja lapangan pada bentuk lahan yang sama diambil satu sampel. Tipe dan pengaruh bentuk lahan terhadap tanah longsor diperoleh dengan analisis deskriptif. Penentuan tingkat kerawanan tanah longsor ditetapkan berdasarkan hasil pengharkatan (scoring) terhadap parameter-parameter tanah longsor pada tiap-tiap satuan bentuk lahan. Hasil penelitian menunjukkan daerah penelitian memiliki 6 bentuk lahan dengan 4 tipe tanah longsor yang berkembang yaitu jatuhan robohan aliran dan longsoran. Daerah penelitian dengan luas 88 22 Km2 memiliki 3 kelas kerawanan tanah longsor yaitu rendah menengah dan tinggi. Kelas kerawanan tinggi memiliki persentase 51 58 % dari seluruh luas daerah penelitian yang terdapat pada bentuk lahan lereng atas pegunungan dan lereng tengah pegunungan struktural berbatuan andesit basal tingkat menengah dengan 47 22 % dari luas daerah penelitian terdapat pada bentuk lahan perbukitan denudasional serta lereng kaki pegunungan berbatuan andesit basal. Tingkat kerawanan rendah dengan persentase 1 2 % dari luas daerah penelitian terdapat pada bentuk lahan dataran aluvial. Tingkat kerawanan yang berbeda pada tiap bentuk lahan tersebut menunjukkan bahwa bentuk lahan suatu wilayah mempengaruhi tingkat kerawanan tanah longsor yang dimiliki daerah tersebut.


Informasi Detail
DDC
Rs 551.307 LES p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2011.
Deskripsi Fisik
ix, 107 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03844/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. TANAH LONGSOR - PEMETAAN
Pembimbing
1. DIDIK TARYANA ; 2. SYAMSUL BACHRI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik