Skripsi
Ekstraksi dan identifikasi kandungan senyawa pada kayu secang (Caesalpina sappan Linn) serta uji aktivitasnya sebagai antioksidan / Zahrotul Lutfia
Abstrak
Kata kunci kayu Secang antioksidan DPPH IC50 Antioksidan adalah senyawa-senyawa yang dapat mengurangi reaksi oksidasi di dalam tubuh yang disebabkan oleh senyawa radikal bebas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya menyatakan bahwa kayu secang memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dibandingkan antioksidan komersial. Pengujian aktivitas antioksidan dapat dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1 1-Difenil-2-pikrilhidrazil) berdasarkan nilai IC50nya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sejumlah volume ekstrak kayu secang dalam pelarut etanol mengetahui komponen yang terkandung di dalamnya serta mengetahui aktivitas antioksidannya dengan menggunakan DPPH. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium penelitian Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang yang terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama yaitu tahap ekstraksi dengan menggunakan metode sokhletasi dengan pelarut etanol 96% tahap kedua yaitu tahap identifikasi kandungan senyawa dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis uji kualitatif dengan pereaksi kimia dan identifikasi menggunakan GCMS dan tahap ketiga yaitu pengujian aktivitas sebagai antioksidan dengan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) ekstraksi pada 18 085 g batang kayu pohon secang menghasilkan ekstrak sebanyak 12 8 mL dengan berat jenis 0 9182 g/mL (b) identifikasi dengan spektrofotometri UV-Vis menghasilkan 6 puncak uji kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak positif mengandung flavonoid polifenol dan tannin uji GCMS menunjukkan bahwa ekstak fasa etil asetat mengandung 40 komponen (c) uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol kayu secang menghasilkan nilai IC50 sebesar 162 785 956 g/mL pada menit ke-10 dan 143 032 956 g/mL pada menit ke-60.