Tugas Akhir
Meningkatkan prestasi belajar matematika tentang soal cerita dengan pemecahan masalah model Polya siswa kelas III SDN Nglundo 1 Sukomoro / Gatot Subroto
Abstrak
Hasil penelitian menunujukkan bahwa penerapan pembelajaran pemecahan masalah pada materi pecahan dengan model Polya dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Hal ini dapat dilihat dari penerapan model Polya pada siklus I rata-rata skor yang diperoleh 11 dan meningkat pada siklus II menjadi 11 5. Aktivitas siswa meningkat siklus I mendapat rata-rata 72 73 menjadi 94 36 pada siklus II. Kemampuan memecahkan masalah sudah meningkat dapat dilihat dari kenaikan rata-rata nilai pada tiap siklus. nilai proses siklus I 74 25 pada siklus II meningkat 92 23. Nilai evaluasi pada siklus I 74 75 meningkat pada siklus II yaitu 81 25. Dan nilai rata-rata tugas siklus I 94 93 meningkat pada siklus II 95 5. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan guru dalam kegiatan pembelajaran matematika yang berkaitan dengan pemecahan masalah hendaknya menggunkana model Polya dalam pembelajaran sehingga siswa bisa lebih mudah menyelesaiakan pemecahan masalah. Peneliti lain selanjutnya kalau menggadakan penelitian tentang pemecahan masalah bisa menggunakan model pemecahan masalah lain yang sejenis sehingga prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita akan meningkat.