Skripsi
Studi terhadap pola asuh orang tua dalam mengembangkan kemampuan motorik anak usia dini di RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kec. Lowokwaru Malang / Fia Aryzona Yulyaningsih
Abstrak
Kata kunci pola asuh orang tua kemampuan motorik anak usia dini Dalam dunia cyber ini berbagai informasi diakses oleh berbagai lapisan masyarakat dari anak anak hingga orang dewasa. Mulai kalangan bawah hingga kalangan atas. Berkenaan dengan hal tersebut anak perlu mendapat perhatian khusus karena informasi yang diterima oleh anak bisa mempengaruhi perkembangan sikap dan tingkah laku terutama jika terjadi ketidakseimbangan antara pengasuhan anak yang seharusnya dimulai sejak dini dengan pengaruh berbagai informasi tersebut. Dimana masa usia dini merupakan periode yang tepat untuk mengembangkan berbagai kemampuan anak secara optimal baik kemampuan kognisi afeksi psikomotorik bahasa maupun sosial emosional. Demi menunjang kemampuan tersebut tidak hanya dari pendidik saja tetapi perlu adanya upaya yang dilakukan keluarga dalam pengembangan kemampuan. Dimana keluarga berperan penting dalam membentuk kepribadian yang baik. Keluarga adalah pendidik utama bagi anak. Oleh karena itu peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan. Dalam upaya tersebut keluarga harus mengetahui dan memahami model pengasuhan dalam aspek perkembangan anak usia dini. Dimana aspek tersebut meliputi perkembangan fisik motorik kognisi bahasa dan sosial emosional. Dimana aspek perkembangan dalam penelitian ini difokuskan pada fisik motorik anak yang meliputi kasar dan motorik halus. Hal tersebut perlu dikaji karena perkembangan motorik anak merupakan kunci dari segala aspek perkembangan. Perkembangan motorik kasar bertujuan untuk aktivitas berjalan berlari melompat dan mendorong. Sedangkan perkembangan motorik halus digunakan untuk aktivitas menggambar menulis memakai baju dan lain lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji pola asuh orang tua dalam mengembangkan kemampuan motorik anak usia dini di RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kec. Lowokwaru Malang. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrumen angket dan memenuhi syarat validita dan reliabilita instrumen penelitian yang baik dalam pengumpulan data. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak usia 4 6 tahun Berkaitan dengan hal tersebut maka populasi dalam penelitian ini adalah 60 keluarga dari enam RT mulai dari RT 01 sampai RT 06. Hal ini didasarkan pada data kependudukan dari Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang tahun 2010. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling artinya responden yang dijadikan sampel sama dengan keseluruhan populasi Setelah dilakukan pengambilan data dan menganalisis data yang terkumpul diperoleh suatu kesimpulan tentang pola asuh orang tua dalam mengembangkan kemampuan motorik anak yaitu 1) Pola asuh orang tua dalam melakukan kemampuan motorik.anak usia dini di RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kec. Lowokwaru Malang masih menggunakan pola asuh otoriter (membentak anak) pola asuh permisif (memberi bimbingan) dan pola asuh demokratis (mendukung anak) dan 2) Pola asuh yang sering digunakan oleh orang tua dalam mengembangkan kemampuan motorik anak usia dini di RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kec. Lowokwaru Malang adalah pola asuh otoriter. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka peneliti menyarankan 1) Bagi Peneliti Lain untuk melanjutkan penelitian dengan mengadakan penelitian serupa yang lebih khusus dengan jumlah subyek yang lebih banyak dan luas 2) Bagi Lembaga Pendidikan (Sekolah) mampu menyesuaikan dan menyusun program seiring dengan perkembangan motorik anak. Dengan begitu perkembangan anak akan menjadi optimal baik fisik maupun psikisnya dan 3) Bagi Masyarakat lebih memperhatikan pola asuh yang sesuai untuk anak mereka sehingga anak akan berkembang baik tanpa ada rasa tertekan.