Skripsi
Analisis motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA SMAN 1 Kepanjen Kabupaten Malang terhadap pembelajaran quantum teaching-mind mapping pada materi sistem koloid / Nanda Elok Mayangsari
Abstrak
Kata Kunci Pembelajaran Quantum Teaching-Mind Mapping Motivasi Belajar Hasil Belajar. Dalam proses belajar mengajar segala sesuatunya berarti mulai dari setiap kata pikiran dan asosiasi serta sampai sejauh mana lingkungan itu dirubah presentasi dan rancangan pengajaran sejauh itu pula proses belajar berlangsung. Guru perlu mendalami keadaan siswa-siswanya dengan berusaha memahami berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh siswanya. Kegiatan yang dilakukan siswa dipengaruhi oleh motivasi. Motivasi dapat diinterpretasikan dari tingkah laku yang dapat diketahui dari hasil belajar. Guru perlu menciptakan pembelajaran aktif yang dapat menimbulkan motivasi pada diri siswa agar siswa mempunyai prestasi yang optimal. Pembelajaran Quantum Teaching-Mind Mapping merupakan perpaduan pembelajaran dimana kegiatan dengan peran dan fungsinya yang saling mendukung untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang lebih variatif dan bermakna. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana motivasi belajar dan hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran Quantum Teaching-Mind Mapping dibandingkan siswa yang diajar dengan pembelajaran Quantum Teaching pada materi sistem koloid. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu. Kelas eksperimen menggunakan pembelajaran Quantum Teaching-Mind Mapping dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran Quantum Teaching. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kepanjen tahun ajaran 2010/2011. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik tidak acak dengan pertimbangan penyamaan beban kelas yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan (silabus RPP hand out dan worksheet) dan instrumen pengukuran (tes hasil belajar angket motivasi dan lembar observasi). Instrumen tes hasil belajar terdiri dari 30 butir soal valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0 73. Analisis data penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik berupa uji t dan uji Mann Whitney dengan taraf signifikansi 945 0 050. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 16 for Window. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran Quantum Teaching-Mind Mapping dapat berjalan dengan baik. Motivasi belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan motivasi belajar kelas kontrol. Pada kelas eksperimen persentase keseluruhan siswa yang sangat termotivasi sebesar 72% sedangkan pada kelas kontrol hanya 56%. Berdasarkan uji t diperoleh nilai thitung sebesar 1 907 dan ttabel sebesar 1 670 sehingga motivasi belajar kelas eksperimen terbukti lebih baik dari kelas kontrol. Hasil belajar kognitif kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 82 4 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 79 2. Hasil belajar afektif kelas eksperimen juga lebih baik dari pada kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 78 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 71. Hasil belajar psikomotor kelas eksperimen juga lebih baik dari pada kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 82 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 77. Berdasarkan uji Mann Whitney pada hasil belajar kognitif afektif dan psikomotor membuktikan bahwa hasil belajar kognitif afektif dan psikomotor kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.