Skripsi
Pengembangan kamus bergambar bahasa Arab untuk siswa madrasah ibtidaiyah / Dewi Mekar Rizki
Abstrak
Kata kunci Kamus bergambar Madrasah Ibtidaiyah Kosakata. Dalam pembelajaran bahasa asing kamus merupakan alat bantu belajar yang paling efektif digunakan untuk memperoleh makna kata. Tahapan pemerolehan makna kata bukan hanya melalui proses terjemah tetapi juga melalui pemberian konteks dan penggunaan benda asli atau gambar. Namun pada kondisi riil di lapangan siswa masih banyak yang menggunakan kamus tradisional yang hanya terdapat mufradat dan terjemahnya saja dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kamus bergambar untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berisi kosakata yang disajikan bukan hanya dalam makna terjemahnya saja tetapi juga divisualisasikan dengan gambar. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat lebih berpikir konkret dan membantu mempermudah proses kelekatan pada ingatan siswa. Pengembangan ini menggunakan model pengembangan R D menurut Borg dan Gall yang telah dimodifikasi. Uji lapangan di lakukan di MIN Malang 2. Prosedur pengembangan dilakukan dalam lima tahap yaitu (1) analisis kebutuhan (2) memilih materi (3) pengembangan produk kamus (4) validasi dan (5) revisi. Hasil dari pengembangan media ini adalah produk kamus bergambar yang berisi 18 tema yang mengacu pada kurikulum bahasa Arab tahun 2010. Produk kamus ini berisi beberapa kosakata yang diajarkan di kelas IV V dan VI. Penyusunan tema berdasarkan tingkat kesulitan dan dimulai dari hal yang paling dasar dan paling dekat dengan lingkungan siswa. Tampilan kamus dibuat semenarik mungkin dengan menggunakan warna yang bervariasi pada tiap tampilan tema. Produk awal kamus diuji validasikan pada ahli materi dan ahli media. Hasil uji kevalidan oleh ahli materi secara keseluruhan mendapat nilai kualifikasi valid. Sedangkan hasil yang diperoleh dari ahli media mendapat nilai kualifikasi cukup valid. Setelah dilakukan revisi produk kemudian di lakukan uji lapangan. Hasil analisis data yang diperoleh dari guru bidang studi bahasa Arab dan siswa mendapat kualifikasi valid. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kualifikasi produk kamus bergambar bahasa Arab yang telah dikembangkan adalah valid. Berdasarkan kesimpulan penelitian tersebut disarankan kepada peneliti selanjutnya agar produk kamus bergambar bahasa Arab ini dapat dikembangkan lagi dari segi materi maupun dari segi media sehingga menjadi produk yang lebih sempurna dan bermanfaat bagi pebelajar bahasa Arab khususnya anak-anak. Disarankan pula pada siswa untuk menggunakan kamus bergambar ini sebagai penunjang proses belajar mandiri siswa.