Skripsi
Hubungan antara sikap dan pemahaman Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan penerapannya pada praktik kerja las siswa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri I Kertosono / Khoirul Afif Briyan Yunito
Abstrak
Kata kunci sikap terhadap K3 pemahaman K3 pada kerja las penerapan K3 pada praktik kerja las. Praktik kerja las adalah salah satu kompetensi dasar yang harus dipelajari siswa SMK Pemesinan. Pada praktik kerja las siswa akan berhadapan dengan banyak bahaya yang bisa ditimbulkan dari proses pengelasan. Bahaya kecelakaan dan penyakit yang timbul akibat pengelasan dapat dicegah dengan tindakan-tindakan yang tepat dan sesuai dengan kaidah-kaidah K3 pada kerja las. Ada banyak faktor yang mempengaruhi siswa menerapkan K3 pada kerja las diantaranya yaitu sikap terhadap K3 dan pemahaman K3 pada kerja las. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hubungan antara sikap terhadap K3 dengan penerapannya pada praktik kerja las sisiwa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Kertosono. (2) Hubungan antara pemahaman K3 dengan penerapannya pada praktik kerja las sisiwa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Kertosono. (3) Hubungan antara sikap dan pemahaman K3 dengan penerapannya pada praktik kerja las sisiwa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Kertosono. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian korelasional. Data yang dikumpulkan menggunakan tiga instrumen sesuai dengan jumlah variabel dalam penelitian yaitu 61480 1 61481 Sikap terhadap K3 menggunakan angket. 61480 2 61481 Pemahaman K3 pada kerja las menggunakan tes. 61480 3 61481 Penerapan K3 pada praktik kerja las menggunakan dokumentasi. Data diperoleh dari 68 siswa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Kertosono tahun pelajaran 2010/2011. Data dianalisa menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Dari hasil analisis data pengujian hipotesis secara parsial hubungan antara sikap terhadap K3 dengan penerapannya pada praktik kerja las menunjukkan bahwa nilai sig (0 001) 945 (0 05) dan thitung 3 651 ttabel 1 9955. Hubungan antara pemahaman K3 dengan penerapannya pada praktik kerja las menunjukkan bahwa nilai sig (0 000) 945 (0 05) dan thitung 8 267 ttabel 1 9955 sehingga H0 ditolak artinya variable sikap terhadap K3 dan pemahaman K3 pada kerja las secara parsial memiliki hubungan signifikan dengan penerapannya pada praktik kerja las. Sedangkan pengujian hipotesis hubungan secara simultan menunjukkan bahwa nilai sig (0 000) 945 (0 05) dan Fhitung 119 913 Ftabel 3 14 sehingga H0 ditolak artinya sikap dan pemahaman K3 secara bersama memiliki hubungan signifikan dengan penerapannya pada praktik kerja las. Melalui temuan ini dapat diketahui bahwa ada hubungan antara sikap dan pemahaman K3 dengan penerapannya pada praktik kerja las siswa kelas XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Kertosono. Dengan demikian pada pembelajaran praktik kerja las selain pelajaran pengelasan perlu ditumbuhkan sikap setuju terhadap K3 dan pemahaman K3 pada kerja las.