Tugas Akhir
Penerapan model eksperimen untuk meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas V di SDN Kotalama 2 Malang / Sofya Aries
Abstrak
Kata Kunci Eksperimen Pembelajaran IPA Aktivitas siswa Hasil Belajar Pengamatan yang telah dilaksanakan di SDN Kotalama 2 Malang dapat diketahui beberapa permasalahan yang timbul pada pembelajaran IPA. Adapun rincian dari permasalahan yang timbul (1) kedudukan dan fungsi guru dalam kegiatan pembelajaran cenderung masih dominan. (2) penggunaan sistem pembelajaran yang konvensional yaitu siswa hanya diberi pengetahuan secara lisan (ceramah) dan pemberian tugas saja sehingga siswa menerima pengetahuan secara abstrak siswa tidak diberi kesempatan untuk mengidentifikasi dan menemukan sendiri konsep IPA. (3) Nilai rata-rata ulangan harian semester II Kompetensi Dasar Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya masih di bawah Standar Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan oleh sekolah tersebut yaitu 70. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pelaksanaan pembelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya melalui eksperimen di kelas V SDN Kotalama 2 Malang (2) peningkatan aktivitas belajar siswa dengan penggunaan eksperimen di kelas V SDN Kotalama 2 Malang. (3) peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan model eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan Perencanaan Pelaksanaan Observasi dan Refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Kotalama 2 Malang yang terdiri dari 35 siswa dengan rincian 20 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. . Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dokumentasi dan soal tes. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan model eksperimen dalam pembelajaran IPA dapat dilaksanakan dengan baik ini terbukti dari hasil observasi skor rata-rata 61 dengan presentase 87 1% pada pertemuan 1 skor rata-rata 65 dengan persentase 92 9 % pada pertemuan 2 skor rata-rata 64 dengan persentase 91 4% pada pertemuan 3 dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 67(skor rata-rata) dengan persentase 95 7%. (2) Adanya peningkatan aktivitas belajar siswa diantaranya mulai dari pertemuan 1 sampai pertemuan ke 4 yaitu 66 7% (pertemuan 1) 78 7% (pertemuan 2) 74 7 % (pertemuan 3) menjadi 88 % pada pertemuan 4. (3) Adanya peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 dengan rata-rata kelas 78 nilai rata-rata kelas 79 pada pertemuan 2 nilai rata-rata kelas 81 pada pertemuan 3 dan nilai rata-rata kelas 88 pada pertemuan 4. Saran bagi guru hendaknya menerapkan model eksperimen dalam pembelajaran IPA sebagai inovasi dalam pembelajaran.