Skripsi
Pengukuran kinerja dengan menggunakan metode balanced scorecard (studi kasus pada PDAM kota Blitar) / Erdo Prasetyo
Abstrak
Kata Kunci Kinerja dan Balanced Scorecard Kinerja merupakan suatu tingkat hasil kerja karena telah melakukan suatu aktivitas. Kinerja juga merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan atau program dalam mewujudkan sasaran tujuan misi dan visi organisasi. Pengukuran kinerja saat ini hanya dititik beratkan pada aspek keuangan saja. Pengukuran kinerja dengan metode balanced scorecard tidak hanya dilihat dari aspek keuangan tetapi juga aspek non keuangan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan kinerja perusahaan dengan metode balanced scorecard berdasarkan empat perspektif yaitu (1) Perspektif keuangan (2) Perspektif pelanggan (3) Perspektif proses internal bisnis (4) Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan objek PDAM Kota Blitar. Tolok ukur pengukuran kinerja terdiri dari (1) Perspektif Keuangan Current ratio Quick ratio ROI ROE (2) Perspektif Pelanggan Customer retention Customer acquisition dan Sales Growth (3) Perspektif Proses Bisnis Internal yield rate Proses Inovasi MCE Proses Layanan Purna Jual (4) Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan Employee Turnover Employee Absenteeism. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Pengukuran kinerja dilakukan dengan mendeskripsikan hasil perhitungan tolok ukur selama tahun 2008 2009 dan 2010. Hasil pengukuran kinerja perusahaan dengan metode balanced scorecard dilihat dari perspektif keuangan menunjukkan Indikator ROI yang mengalami fluktuasi yang cukup berarti ini perusahaan kurang dapat menggunakan aktiva lebih efisien dalam menghasilkan laba sedangkan indikator lainya mengalami kenaikan terus. Berdasarkan indikator perspektif pelanggan menunjukkan bahwa perusahaan dapat meningkatkan jumlah pelanggan baru sedangkan perspektif proses internal bisnis sudah menunjukkan kinerja PDAM yang cukup baik. Indikator pembelajaran dan pertumbuhan bisa dikatakan baik karena karyawan sudah memiliki kesadaran dalam melaksanakan tanggung jawab dan mempunyai loyalitas terhadap perusahaan. PDAM Kota Blitar disarankan mulai mempertimbangkan penggunaan balanced scorecard sebagai sarana dalam melaksanakan proses perencanaan strategi perusahaan. Untuk itu perlu dukungan dan komitmen yang baik dari seluruh komponen perusahaan agar sistem pengukuran kinerja dengan balanced scorecard dapat terlaksana dengan baik. Evaluasi setiap tolok ukur harus diperhatikan secara berkala.