Skripsi
Analisis tingkat efisiensi perbankan Indonesia berdasarkan metode data envelopment analisis (DEA) / Chandra EKa Selvia
Abstrak
Kata kunci DEA efisiensi perusahaan perbankan Salah satu aspek paling penting bagi keberhasilan suatu perusahaan adalah efisiensi. Efisiensi tidak hanya sekadar menekan biaya serendah mungkin tetapi menyangkut pengelolaan hubungan input dan output yaitu bagaimana mengelola faktor-faktor produksi (input) sedemikian rupa sehingga dapat memberikan hasil (output) yang optimal. Suatu perusahaan akan dianggap lebih efisien apabila dengan tingkat input tertentu dapat menghasilkan output lebih banyak atau pada tingkat output tertentu bisa menggunakan input lebih sedikit. Metode yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi yaitu metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan metode ini diperoleh hasil ukuran nilai efisiensi relatif suatu perusahaan perbankan serta petunjuk mengenai perusahaan perbankan mana yang dapat dijadikan acuan perbaikan (best practice) bagi perusahaan perbankan yang tidak efisien. Tujuan penelitian ini yang pertama adalah untuk mengetahui perbedaan efisiensi antara Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara di Indonesia dari tahun 2006-2008 yang diukur dengan metode DEA. Populasi penelitian ini adalah Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2006-2008 sedangkan sampel dari penelitian ini adalah Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di BEI pada tahun 2006-2008 tidak mengalami likuidasi atau akuisisi atau merger serta tidak mengalami delisting atau suspend selama periode 2006-2008. Metode penelitian yang digunakan adalah metode DEA untuk mengukur tingkat efisiensi dan melakukan uji beda. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efisiesi yang signifikan antara Bank Badan Usaha Milik Negara dan Bank Non Badan Usaha Milik Negara. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan penelitian selanjutnya menggunakan sampel yang lebih banyak dengan periode yang lebih lama serta dalam pemilihan input dan output untuk metode DEA harus mencerminkan kinerja sebuah perusahaan sehingga hasil perhitungan lebih objektif dan mencerminkan kondisi yang mendekati riil selain itu rasio keuangan yang digunakan untuk meneliti variabel-variabel yang mempengaruhi tingkat efisiensi dapat diperbanyak. Bagi pihak perbankan terutama Bank Non BUMN diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dalam kinerjanya sehingga mampu bersaing dengan Bank BUMN maupun kelompok bank yang lainnya. Penelitian juga dapat dikembangkan lebih lanjut pada lembaga-lembaga lain selain perbankan misalnya pada lembaga non profit oriented (rumah sakit lembaga pemerintahan dll).