Tugas Akhir
Perancangan film animasi tentang pengenalan dan pelestarian bunga raflesia arnoldi / Sunaryo
Abstrak
Kata Kunci Perancangan Animasi Pelestarian Rafflesia Arnoldi Bunga Rafflesia merupakan tumbuhan endemik dan langka serta terancam punah. Masih banyak orang yang mengira bunga Rafflesia adalah bunga Bangkai. Padahal bunga Rafflesia berbeda dengan bunga Bangkai mereka berbeda jenis hanya sama-sama memiliki gelar yang sama karena sama-sama berbau bangkai dan berukuran raksasa. Menurut SK Presiden no. 4 tahun 1993 tentang Satwa dan bunga Nasional menetapkan Raflesia Arnoldi sebagai Puspa Langka Nasional. Pada pasal 2 dan pasal 3 disebutkan bahwa diperlukan suatu usaha di dalam mewujudkan kepedulian dan rasa cinta serta meningkatkan perlindungan dan upaya pelestarian ekosistem habitat dan pengembangan puspa langka nasional . Perlu dilakukanya Pengenalan terhadap bunga Rafflesia Arnoldi yang dapat mendukung tercapainya pelestarian Rafflesia dan keanekaragaman hayati di Indonesia. yaitu dengan memperkenalkan Rafflesia kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian kedalam bentuk film animasi merupakan salah satu media yang tepat dalam menyampaikan sebuah informasi yang terkandung di dalamnya. Melalui film animasi masyarakat diharapkan akan tahu tentang bunga Rafflesia Arnoldi. Menyampaikan informasi tentang Rafflesia arnoldi sebagai Puspa langka Indonesia kepada masyarakat khususnya anak-anak dengan harapan mewujudkan kepedulian dan rasa cinta terhadap bunga. Serta menerapkan dan mengembangkan media digital khususnya dalam bidang film animasi tentang bunga Raflesia Arnoldi. Dalam perancangan ini menggunakan model prosedural yang bersifat deskriptif yaitu menggariskan langkah langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk (UM 2010 46). Proses diawali dari latar belakang Perancangan film animasi tentang pengenalan dan pelestarian bunga Rafflesia Arnoldi. Dari latar belakang perancangan tersebut didapatkan tujuan perancangan dan pembatasan ruang lingkup. Langkah selanjutnya yaitu metode perancangan proses produksi yang berhubungan dengan perancangan film animasiyang menggunakan model prosedural. Kemudian dilanjutkan dengan proses perancangan. Setelah perancangan sudah terkonsep mulai masuk pada proses perancangan. Untuk hasil akhir dari perancangan ini yaitu berupa Film Animasi dengan teknik gabungan yaitu dengan menggunakan animasi berjenis 3D dan 2D. selain itu terdapat media pendukung yang lainnya seperti packaging mini book dan pembatas buku.