Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran akuntansi biaya sekolah menengah kejuruan kelas XI semester 2 / Widiyanti
Abstrak
Kata Kunci Modul Pembelajaran Kontekstual Akuntansi Biaya Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMK Ardjuna 2 Malang pembelajaran akuntansi biaya belum menggunakan bahan ajar berupa modul. Peserta didik hanya menerima materi pada saat pembelajaran berlangsung dan dari handout yang telah diberikan. Oleh karena itu diperlukan pengembangan bahan ajar untuk menunjang proses pembelajaran yaitu modul pembelajaran. Modul pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran akuntansi biaya sekolah menengah kejuruan kelas XI semester 2 dikembangkan mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dengan memberikan contoh kasus dan tugas dalam industri rumahan untuk membantu pemahaman siswa dalam pembelajaran akuntansi biaya sehingga siswa akan lebih paham apabila dikaitkan dengan industri rumahan yang ada disekitar lingkungan kehidupan mereka . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa modul pembelajaran yang telah melalui proses validasi sehingga dinyatakan layak sebagai bahan ajar mandiri. Pengembangan modul pembelajaran kontekstual dikembangkan dengan kerangka modul yang terdiri dari cover kata pengantar daftar isi glosarium standar kompetensi dan kompetensi dasar deskripsi waktu prasyarat petunjuk penggunaan modul tujuan akhir cek penguasaan materi rangkuman pertanyaan tugas dan tes soal evaluasi gambar dan ilustrasi rubrik penilaian penutup kunci jawaban dan daftar pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Jenis angket yang digunakan yaitu angket terbuka yang menghasilkan jenis data kualitatif yaitu berupa saran kritik dan pendapat secara umum terhadap modul pembelajaran.dan angket tertutup menghasilkan jenis data kuantitatif yaitu skor hasil evaluasi penilaian terhadap modul pembelajaran yang menggunakan skala Likert. Data kuantitatif tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif persentase. Skor persentase 97 35% dari validasi ahli materi 95 89% dari ahli desain pembelajaran 94 25% dari guru mata pelajaran akuntansi biaya dan 77 73% dari uji coba lapangan terbatas sehingga secara keseluruhan didapatkan skor persentase sebesar 91 30% dan disimpulkan bahwa modul pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran akuntansi biaya sekolah menengah kejuruan kelas XI semester 2 valid atau layak sebagai bahan ajar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar guru dapat memberikan alokasi waktu dalam penyelesaian modul sesuai dengan kebutuhan sekolah adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penggunaan modul pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran akuntansi biaya sekolah menengah kejuruan.