Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial dan ketuntasan belajar ekonomi siswa SMP Negeri 17 Malang / Dwi Puspitasari
Abstrak
Kata kunci Pembelajaran Kooperatif JIGSAW Kemampuan Berinteraksi Sosial Ketuntasan Belajar. Hasil observasi awal kemampuan interaksi sosial siswa masih rendah begitu juga dengan ketuntasan belajar ekonomi siswa masih rendah. Ketuntasan belajar ekonomi siswa hanya mencapai 47 72 %. Menurut hasil wawancara informal dengan guru ekonomi kelas VIII E SMP Negeri 17 Malang menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi masih sering dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan jarang sekali guru melakukan model-model pembelajaran maupun diskusi kelompok. Pembelajaran Model JIGSAW memiliki empat tahap penelitian meliputi tahap presentasi kelas studi kelompok tes individu dan penghargaan. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterlaksanaan pembelajaran kooperatif model JIGSAW kemapuan berinteraksi sosial dan ketuntasan belajar yang terdiri dari tahap perancanaan tindakan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model JIGSAW mampu meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan ketuntasan belajar siswa. Pada Siklus I pencapaian indikator interaksi sosial siswa mencapai 64 77% dengan kriteria cukup baik dan pada Siklus II meningkat menjadi 77 89% dengan kriteria baik. Nilai rerata ekonomi siswa pada Siklus I mencapai 65 23 dengan persentase ketuntasan 61 36 % dan meningkat menjadi 68 18 dengan persentase ketuntasan 77 27 % pada Siklus II.