Skripsi
Perbedaan motivasi, kedisplinan dan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti ektrakurikuler outdoor dan indoor di SMAN 3 Nganjuk / Husnur Ridlotul Khotimah
Abstrak
Kata kunci motivasi kedisiplinan prestasi belajar ekstrakurikuler Motivasi belajar merupakan daya penggerak aktif (dorongan) bagi siswa SMA Negeri 3 Nganjuk yang mampu memberikan semangat gairah dan keinginan untuk melakukan suatu kegiatan belajar. Kedisiplinan merupakan suatu sikap tingkah laku atau perbuatan yang sesuai dengan peraturan. Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler mendorong siswa untuk lebih kreatif. Dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler diharapkan motivasi belajar siswa akan terus meningkat dan menambah kedisiplinan siswa dalam mentaati peraturan sekolah. Selain itu diharapkan dengan semakin meningkatnya motivasi belajar siswa akan memberikan dorongan untuk meningkatkan prestasi belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor di SMA Negeri 3 Nganjuk (2) untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor di SMA Negeri 3 Nganjuk (3) untuk mengetahui prestasi belajar siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor di SMA Negeri 3 Nganjuk (4) untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor di SMA Negeri 3 Nganjuk (5) untuk mengetahui perbedaan kedisiplinan antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor di SMA Negeri 3 Nganjuk (6) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor di SMA Negeri 3 Nganjuk. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif yaitu mendeskripsikan dan menemukan perbedaan unsur-unsur variabel motivasi belajar kedisiplinan dan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor. Responden dalam penelitian ini sebanyak 112 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket tertutup kepada sisa yang telah ditetapkan sebagai responden penelitian. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji anova. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama tingkat motivasi belajar siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor SMA Negeri 3 Nganjuk termasuk dalam kualifikasi tinggi. Kedua kedisiplinan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor SMA Negeri 3 Nganjuk termasuk dalam kualifikasi tinggi. Ketiga prestasi belajar siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor SMA Negeri 3 Nganjuk termasuk dalam ii kualifikasi tinggi. Keempat terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor SMA Negeri 3 Nganjuk. Kelima terdapat perbedaan kedisiplinan antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor SMA Negeri 3 Nganjuk. Keenam ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor dan indoor SMA Negeri 3 Nganjuk. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat diajukan saran kepada (1) bagi Kepala SMA Negeri 3 Nganjuk hendaknya terus meningkatkan dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan sehingga dapat berpengaruh positif terhadap motivasi kedisiplinan dan prestasi belajar siswa (2) bagi guru SMA Negeri 3 Nganjuk hendaknya memberikan bimbingan kepada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler baik ekstrakurikuler indoor maupun outdoor agar tetap aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti serta selalu memberikan arahan agar kegiatan ekstrakurikuler yang diikutinya dapat memberikan motivasi menambah kedisiplinan dan meningkatkan prestasi belajarnya (3) bagi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler indoor hendaknya mempertahankan motivasi kedisiplinan dan prestasi belajarnya walaupun sudah tidak mengikuti ekstrakurikuler tersebut. Bagi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler outdoor hendaknya lebih meningkatkan lagi motivasi kedisiplinan agar prestasi belajarnya lebih meningkat walaupun sudah tidak mengikuti ekstrakurikuler tersebut (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan disarankan agar membantu memberikan pemahaman tentang manajemen layanan khusus terutama layanan ekstrakurikuler dalam memotivasi siswa menambah kedisiplinan siswa dan peningkatan prestasi belajar siswa (5) peneliti lain disarankan agar melakukan penelitian yang lebih mendalam dan lebih rinci tentang ekstrakurikuler di sekolah dalam memotivasi siswa menambah kedisiplinan dan meningkatkan prestasi belajar siswa.