Skripsi
Peningkatan kemampuan fisik motorik anak usia 4-5 th melalui penerapan permainan menjaring kunang-kunang di TK RA Kartini Aisyiyah 21 Kota Malang / Rosanti Emila
Abstrak
Kata kunci Kemampuan fisik motorik Permainan menjaring kunang-kunang Taman Kanak-Kanak Dalam pembelajaran kemampuan fisik motorik kompetensi dasar yang harus dicapai untuk anak usia 4-5 tahun salah satunya adalah bermacam-macam gerakan berjalan diantaranya berjalan ke samping kanan kiri. Dari hasil pengujian tersebut hanya 2 anak yang mampu berjalan ke samping kanan kiri disertai menggerakkan tangan dari jumlah 19 anak. Penyebab kegagalan dikarenakan anak belum mampu mengkoordinasikan gerakan tangan dan kaki jika harus melangkah ke samping dimulai kaki sebelah kanan dulu atau kiri dulu. Permainan menjaring kunang-kunang merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan anak dalam berjalan ke samping kanan kiri dengan menyanyikan lagu kunang-kunang anak juga dapat berjalan ke samping kanan kiri sambil menggerakkan tangan. Penelitian tentang peningkatan kemampuan fisik motorik kasar anak usia 4-5 tahun melalui metode bermain sambil bernyanyi bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan permainan menjaring kunang-kunang dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik anak usia 4-5 tahun (kelompok A) di TK RA Kartini Aisyiyah 21 Kota Malang mendeskripsikan peningkatan kemampuan fisik motorik anak usia 4-5 tahun melalui penerapan permainan menjaring kunang-kunang di TK RA Kartini Aisyiyah 21 Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian tindakan kelas yang terdiri 2 siklus dimulai dari perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Dalam hal ini peneliti dibantu oleh teman sejawat untuk mengobservasi kegiatan permainan yang bertempat di TK RA Kartini Aisyiyah 21. Data diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Penerapan permainan menjaring kunang-kunang dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik dilaksanakan melalui tindakan dengan memberikan aturan permainan mengajarkan lagu judul kunang-kunang sehingga anak-anak dapat melakukan kegiatan permainan kunang-kunang dengan benar. Penerapan permainan menjaring kunang-kunang dapat meningkatkan kemampuan fisik motorik anak usia 4-5 tahun terutama dalam berjalan ke samping kanan kiri dan berjalan ke samping kanan kiri sambil menggerakkan tangan. Kemampuan anak berjalan ke samping kanan kiri dua langkah meningkat dari 39 46% pada siklus I menjadi 80 26% pada siklus II sedangkan berjalan ke samping kanan kiri sambil menggerakkan tangan mencapai 36 67% pada siklus I menjadi 80 26% pada siklus II. Atas dasar temuan penelitian tersebut disarankan kepada guru dan pihak sekolah untuk melakukan pembelajaran fisik motorik melalui penerapan permainan menjaring kunang-kunang yang sangat bermanfaat untuk pengembangan kemampuan fisik motorik anak. Kegiatan permainan ini sebaiknya dikemas secara menarik dan inovatif agar tidak membosankan.