Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit berbasis kecerdasan jamak pada anak kelompok B di TK Muslimat Hajjah Mariyam kota batu Jl. W.R. Supratman No. 26 kota Batu / Tri Ulfa Rosyda
Abstrak
Kata Kunci Kecerdasan Jamak permainan Sirkuit Anak TK. Anak Usia Dini adalah sosok individu yang sedang menjalani proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Anak usia dini berada pada rentang usia 0-8 tahun. Pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia. Bahkan dikatakan sebagai lompatan perkembangan. Karena itulah maka usia dini dikatakan sebagai golden age (usia emas) yaitu usia yang sangat berharga dibanding usia-usia selanjutnya. (Sujiono 2009 6). Makna bermain itu tentunya memerlukan sarana yang tepat dan sesuai dengan kegunaannya serta disesuaikan dengan perkembangan anak dalam berbagai aspek. Jane (Sudono 1995 4) yang mendalami tentang hubungan perkembangan otak dan pembelajaran dari lahir sampai remaja menyatakan bahwa pertumbuhan serabut syaraf yang halus akan terbentuk jika anak sering menggunakannya. Rangsangan yang menyenangkan akan mempercepat rangsangan jaringan otak. Karena itu masa bermain adalah masa yang paling menguntungkan dan menyenangkan bagi anak. Ketika bermain akan terjadi perangsangan tanpa adanya tekanan-tekanan yang dapat berakibat negatif. Bahkan sebaliknya rangsangan menyenangkan membuat anak mampu memahami konsep-konsep dan pengetian secara alamiah serta membantu anak mengembangkan kecerdasanya dan berlandaskan pada muliple intelegent yang berfungsi memotifasi tumbuhnya indikator kecerdasan spiritual bahasa logika matematika visual spasial kinestetik musikal interpersonal intrapersonal dan natural. Oleh karena itu seorang guru PAUD harus mampu mengembangkan suatu permainan yang mampu memfasilitasi semua perkembangan anak. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai adalah Mendeskripsikan peningkatan permainan sirkuit berbasis kecerdasan majemuk (jamak).Mengetahui hasil bermain anak dalam permainan sirkuit pada kelompok B di TK Muslimat Hajjah Mariyam. Penelitian ini melakukan pendekatan kualitatif. Data penelitian di kumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah TK Muslimat Hajjah Mariyam Guru Siswa siswi kelompok B TK Muslimat Hajjah Mariyam Penerapan Sirkuit berbasis kecerdasan jamak di TK Muslimat Hajjah Mariyam Batu dilaksanakan di dalam ruangan. Dalam uji coba kelompok besar (uji lapangan) diikuti oleh 40 anak. Sebelum melaksanakan kegiatan guru terlebih dahulu mempersiapkan sirkuit dan alat yang akan digunakan. Selanjutnya guru mengajak anak bermain bergantian. Permainan ini terdiri atas empat sirkuit dimana aktifitas pada keempat sirkuit tersebut antara lain cerita bergambar permainan bola kertas menghitung mengelompokkan dan membuat bentuk geometri dari bola kertas dan yang terakhir adalah permainan punggung berantai. Dari 40 anak 92 5% anak dapat melakukannya dengan baik. Hal ini nampak pada hasil uji coba kelompok besar (uji lapangan) berdasarkan kemudahan permainan tabel 4.9. Model pengembangan kecerdasan jamak dengan menggunakan permainan Sirkuit ini terbukti menyenangkan dan mudah untuk anak. Hal ini tampak pada hasil uji kelompok besar (uji lapangan) berdasarkan kemudahan permainan pada tabel 4.8 dan tabel 4.9.