Skripsi
Peningkatan pembelajaran IPA dengan model contextual teaching learning pada kelas V SDN Pisangcandi 3 kecamatan Sukun kota Malang / Sujono
Abstrak
Kata Kunci. model Contextual Teaching Learning Pembelajaran IPA SD. Pembelajaran IPA adalah suatu kegiatan membelajarkan siswa tentang ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis dari hasil kegiatan siswa berupa fakta konsep prinsip dan teori tentang peristiwa alam sekirtar yang diperoleh melalui metode ilmiah. Berdasarkan pengamatan dilapangan kurang berhasilnya pembelajaran IPA disebabkan guru kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran sehingga siswa kurang aktif dan tidak termotivikasi untuk belajar.Terbukti dari hasil tes yang dilakukan diperoleh rata-rata nilai kelas 66 9 ada 7 siswa nilainya tidak sesuai SKKM serta 6 siswa yang sudah sesuai SKKM. Untuk mengatasi hal tersebut salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung. Model Contextual Teaching Learning merupakan model pembelajaran yang membuat siswa menghubungkan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan kehidupan nyata sehingga apa yang didapat siswa lebih bertahan lama dan siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan model Contextual Teaching Learning dalam pembelajaran IPA kelas V (2) aktifitas belajar siswa (3) peningkatan hasil belajar siswa.Subyek pemnelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Pisangcandi 3 Kecamatan Sukun Kota Malang sebanyak 13 siswa. Sedang intrumen yang digunakan adalah dokumentasi lembar observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Contextual Teaching Learning dapat meningkatkan pembelajaran IPA kelas V SDN Pisangcandi 3 Kecamatan Sukun Kota Malang. Hal ini terjadi karena guru telah melakukan langkah-langkah Contextual Teaching Learning dengan baik . Untuk aktifitas siswa pada siklus I menunjukkan nilai 46 1. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 58 2. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat mulai pada pra tindakan 66 9 siklus I 74 7 dan pada siklus II meningkat menjadi 75 0 Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah (1) penerapan model Contextual Teaching Learning telah dilaksanakan dengan baik (2) meningkatkan aktifitas siswa dan (3) meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian disarankan (1) guru dapat mengembangkan model pembelajaran Contextual Teaching Learning dalam pembelajaran IPA khususnya di kelas V (2) Peneliti lainnya agar dapat mengembangkan penelitian ini di sekolah atau tempat yang lain agar mendapatkan temuan yang lebih komprehensif