UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 9 Malang dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pokok bahasan konsep mol dan stoikiometri / Rista Rahmaniayah Yansi

Yansi, Rista Rahmaniayah - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Keterampilan proses sains konsep mol stoikiometri. Pembelajaran kimia harus memperhatikan karakteristik ilmu kimia sebagai produk dan proses. Peraturan Menteri No. 22 Tahun 2006 menyatakan pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry) untuk menumbuhkan kemampuan berpikir bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa pada pembelajaran inkuiri terbimbing. Rancangan penelitian yang digunakan adalah ex post facto yang digunakan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan semua hal yang dilakukan dalam penelitian. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X TKJ (Teknik Komputer Jaringan) 2 SMK Negeri 9 Malang sebanyak 25 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP) tes dan lembar pengamatan. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik korelasi dan teknik deskriptif. Pengumpulan data penelitian dibantu oleh 3 teman sejawat sebagai pengamat. Data yang dikumpulkan berupa data keterlaksanaan proses pembelajaran data keterampilan proses dan data hasil belajar (ranah kognitif psikomotor dan afektif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing pada pokok bahasan konsep mol dan stoikiometri siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 9 Malang tergolong sangat baik. Kemampuan keterampilan proses sains siswa yang tergolong baik meliputi aspek mengamati (93%) aspek mengenal hubungan bilangan-bilangan (86%) aspek inferensi (89%) aspek pengukuran (97%) aspek memprediksi (80%) aspek menganalisis penyelidikan (89%) aspek melakukan eksperimen (83%) aspek identifikasi variabel (81%) aspek tabulasi (88%) dan aspek interpretasi data (84%). Kemampuan keterampilan proses sains siswa yang tergolong cukup baik meliputi aspek komunikasi (73%) aspek menerapkan konsep (65%) dan aspek merumuskan hipotesis (74%). Hasil belajar ranah kognitif siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 9 Malang pada pokok bahasan konsep mol dan stoikiometri mencapai ketuntasan sebesar 68% dengan rata-rata 66 8. Hasil belajar ranah psikomotor siswa mencapai ketuntasan sebesar 92%. Hasil belajar ranah afektif siswa mencapai ketuntasan sebesar 100%. Ada hubungan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar ranah kognitif siswa. Hal ini menunjukkan keterampilan proses sains memberikan sumbangan terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa


Informasi Detail
DDC
Rs 541.22076 YAN k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Kimia, 2011.
Deskripsi Fisik
ix, 254 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
04602/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. KONSEP MOL - PRESTASI BELAJAR
2. KONSEP MOL - PEMBELAJARAN INKUIRI
3. STOIKIOMETRI

Pembimbing
1. SUTRISNO ; 2. M. SU'AIDY
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik