Tugas Akhir
Rancang bangun mesin penghancur daging ikan nila dalam upaya produksi abon ikan / Achmad Dwi Apriyanto, Feri Praminto
Abstrak
Kata kunci Ikan Nila Mesin Penghancur Dilingkungan petani ikan khususnya ikan nila ketika terjadi panen raya yang bersamaan di setiap daerah maka akan terjadi harga jual yang relatif menurun. Tujuan membuat Mesin Penghancur Daging Ikan Nila yaitu untuk membantu para petani ikan agar dapat mengolah ikan menjadi abon ikan sehingga akan dapat menambah harga jual dari ikan itu sendiri. Penyuwiran pada awalnya dilakukan secara manual yaitu degan ditumbuk kemudian menggunakan mesin namun mesin yang tersedia berkapasitas besar sehingga penulis berinisiatif untuk membuatnya dalam kapasitas yang lebih kecil sehingga dapat menjangkau pada sasaran yaitu para petani ikan. Mesin Penghancur Daging Ikan Nila ini tidak hanya dapat digunakan pada daging ikan saja tetapi juga pada daging lainnya. Pada Mesin Penghancur Daging Ikan Nila ini penghancur berupa batang penumbuk yang terbuat dari besi dengan diameter 12 mm dengan panjang 105 mm yang berjumlah 7 pasang (14 buah).Cara kerjanya yaitu daging ikan nila dimasukkan ke dalam wadah kemudian penumbuk berputar memukul daging ikan sehingga akan didapatkan daging ikan yang telah hancur. Kapasitas tampung dari mesin ini adalah 25 kg/jam. Proses penghancuran daging berlangsung selama 10 menit namun waktu penghancuran daging dapat berubah semakin banyak daging yang dimasukkan maka seakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menghancurkan daging tersebut. Pembuatan Mesin Penghancur Daging Ikan Nila ini dimulai dari proses desain gambar. Dilanjutkan dengan perhitungan dan perencanaan mesin. Ini dimaksudkan agar diketahui bahan dan ukuran komponen mesin. Daya motor yang digunakan 1 dalam satuan kuda (HP). Setelah diketahui komponen maka dilanjutkan dengan memasang komponen-komponen yaitu batang penumbuk silinder penumbuk pulley wadah poros sabuk V. Rancangan biaya dalam pembuatan Mesin Penghancur Daging Ikan Nila ini dihitung dari biaya pembuatan alat pajak serta keuntungan. Sehingga didapatkan harga jual alat. Perawatan dan pemeliharan Mesin Penghancur Daging Ikan Nila Perawatan setiap komponen berbeda-beda waktunya hal ini dikarenakan jenis pekerjaannya di mesin yang berbeda pula. Batang penumbuk dapat dirawat dengan melakukan pembersihan dari daging ikan nila pada waktu selesai digunakan. Perawatan untuk bantalan dengan pemberian pelumas pada bantalan hal ini untuk menjaga agar bantalan menjadi lebih tahan lama serta tidak mudah aus. Perawatan pulley dan sabuk yaitu dengan memberi pelumas di sekitar pulley dan pengecekan kesejajaran antar pulley sabuk dilakukan pembersihan dari cairan-cairan yang menempel. Hasil dari proses berupa suwiran/cacahan daging ikan namun hasil yang didapat tidak memiliki besar suwiran yang sama hal ini dikarenakan pada saat perebusan daging ikan ada bagian yang hanya terendam sedikit atau terendam penuh namun tidak mengalami perebusan yang sempurna sehingga kekenyalannya akan berbeda.